SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Masyarakat di wilayah selatan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) memerlukan pasokan air bersih karena musim kemarau menyebabkan air payau.

"Hujan Kemarin turun 2 hari Tetapi hanya mengundang air asin. Hari ini air sudah payau pemerintah daerah siap-siap membantu mendistribusikan air ke wilayah Selatan," kata Wakil Ketua I DPRD Kotim Rudianur, Rabu 7 Agustus 2024.

Kekurangan air bersih tersebut selalu terjadi setiap tahun pada musim kemarau. Air payau tidak dapat dimanfaatkan masyarakat untuk kebutuhan konsumsi sehari-hari.

Khususnya di Desa Lampuyang, Regei Lestari, dan Parebok karena air dari PDAM Sungai Lepeh belum sampai di sana.

--page

Wilayah Kecamatan Pulau Hanaut juga harus menjadi perhatian karena terdapat masyarakat yang mendiami 14 desa di kecamatan itu. 

"Harus kita perhatikan pasikan air bersih. Kemarau banyak dampaknya dari segi kesehatan bisa diare dan segala macam," ujarnya. (DEWI PATMALASARI)