KUALA KURUN –

BORNEONEWS, Kuala Kurun - Kepala Desa Batu Nyiwuh Kecamatan Tewah Kabupaten Gunung Mas Galodie ungkap kisah warganya yang menikah dengan makhluk gaib yakni jata.

"Menurut cerita dari keluarganya, nama dari laki-laki yang menikah dengan jata itu adalah Bambang. Kisahnya bermula ketika Bambang sedang mancing di Sungai Kahayan di Desa Batu Nyiwuh sekitar tujuh tahun lalu," kata Galodie, Minggu, 11 Agustus 2024.

Lama menunggu, tiba-tiba Bambang merasa pancingnya terasa berat seperti ada yang menyangkut di upannya. Saat pancingnya diangkat, ternyata kailnya melilit batu besar.

Kemudian batu tersebut dibawa pulang hingga pada malam hari, Bambang mendapatkan mimpi dari sesosok. Sosok itu berkata "terima kasih sudah menyelamatkan saya, kalau kamu tidak selamatkan saya mungkin saya sudah mati"

Setelahnya, Bambang sering memimpikan sosok tersebut namun ia tidak menggubris dan tidak bercerita kepada pihak keluarga. Selama dia pendam sendiri, Bambang sering kesurupan dan ingin pergi ke Sungai Kahayan, serta mengatakan ada yang ingin mengambil dirinya.

--page

"Menurut cerita keluarga, karena Bambang sudah tidak kuat, ia pun bercerita tentang mimpi-mimpinya kepada keluarga. Namun pihak keluarga tidak menggubris, menganggap itu hanya sekadar bunga tidur," jelas Galodie.

Tidak kunjung membaik, Bambang malah disebut makin menjadi, sering sakit, sering kesurupan. Merasa iba dengan kondisi Bambang, akhirnya pihak keluarga bertanya kepada orang yang paham terkait hal itu dari Agama Hindu Kaharingan.

"Katanya, Bambang ini sudah ada ikatan batin dengan makhluk gaib yang orang sebut jata. Atas petunjuk dan saran dari sesepuh dari Agama Hindu Kaharingan itu, pihak keluarga sepakat mengadakan acara pernikahan antara Bambang dengan jata," paparnya.

Acara pernikahan itu kata Galodie seperti selaiknya pernikahan, ada pesta, ada pemotongan hewan seperti babi, ayam yang kemudian dimasak dan dimakan bersama, serta ada ritual-ritual dengan berbagai syarat sesuai dengan petunjuk dan arahan sesepuh dari Agama Hindu Kaharingan.

"Singkat cerita, acara pernikahan dan ritual di rumah sudah dilaksanakan hingga malam, keesokan harinya Bambang diantar keluarga menggunakan perahu berkeliling di Sungai Kahayan seperti yang ada di video viral," cerita Galodie.

--page

Saat itu, Bambang menggunakan pakaian selayaknya pengantin pria yakni menggunakan jas hitam kemudian di perahu ada dua kursi, ada lawang sekepeng, pukul gendang dan lainnya.

"Menurut penuturan warga yang ikut ritual di sungai kemarin, mereka melihat sesuatu berwarna putih di bawah perahu. Mereka yang lihat, katanya nampak wujudnya, katanya warnanya putih," ucap Galodie.

"Setelah dilakukan ritual itu, kata saudaranya, Bambang langsung sembuh, tidak sakit-sakitan," imbuhnya.

Kata keluarga, diduga jika sosok jata tersebut datang ke rumahnya, akan ada bau anyir dan pihak keluarga sering menciumnya. "Besar kemungkinan usai dilakukan ritual, hubungan Bambang dan jata ya masih terjalin terus," tukasnya.

Kades Batu Nyiwuh itu tidak menjelaskan jata yang dimaksud sosoknya seperti apa atau bentuknya apa. (RISKA YULYANA/H)