BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota DPRD Kalteng H Sudarsono menyebut berinvestasi di daerah, terutama di wilayah seperti Kalimantan Tengah (Kalteng), memang penting untuk memajukan perekonomian lokal. Namun, hal ini harus dilakukan dengan mempertimbangkan dan perhatikan kepentingan masyarakat setempat agar tidak terjadi konflik.
"Sebelum investasi dilakukan, penting untuk melibatkan masyarakat lokal dalam proses konsultasi dan perencanaan. Ini mencakup mendengarkan aspirasi, kebutuhan, dan kekhawatiran mereka terkait proyek yang akan dilaksanakan. Dengan melibatkan mereka sejak awal, masyarakat akan merasa memiliki dan mendukung proyek tersebut," arahnya, Senin, 12 Agustus 2024.
Solusi darinya di sediakan informasi yang jelas dan transparan mengenai proyek investasi kepada masyarakat sangat penting. Ini termasuk memberikan penjelasan tentang manfaat jangka pendek dan jangka panjang dari proyek tersebut serta dampak yang mungkin terjadi.
"Sosialisasi yang baik dapat mengurangi miskomunikasi dan kesalahpahaman," ungkapnya.
Lanjutnya, pastikan bahwa investasi tidak melanggar hak-hak masyarakat setempat, terutama yang terkait dengan tanah adat, lingkungan, dan sumber daya alam. Penghormatan terhadap hak-hak ini dapat mencegah terjadinya konflik yang serius.
"Investor sebaiknya juga berkomitmen untuk memberikan kontribusi nyata kepada pengembangan komunitas lokal, misalnya melalui pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan pelatihan kerja. Hal ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat hubungan antara investor dan masyarakat," jelasnya.
--page
Tambahnya, investasi harus memperhatikan aspek keberlanjutan lingkungan dan sosial. Penggunaan sumber daya alam yang berlebihan atau tidak bijaksana dapat merugikan masyarakat dalam jangka panjang. (MARINI/H)









