BORNEONEWS, Palangka Raya – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kalteng mendorong pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
Langkah tersebut diperkuat dengan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Proposal dan Presentasi Bisnis Ekonomi Kreatif (EKRAF).
"Melalui bimbingan teknis ini, para pelaku UMKM di Kalteng dapat mengembangkan usaha mereka ke tingkat yang lebih luas dan bersaing di pasar nasional maupun internasional," ungkap Kepala Disbudpar Kalteng, Adiah Chandra Sari, baru baru ini.
Kegiatan ini diklaim menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam mendukung pengembangan sektor ekonomi kreatif.
Sektor EKRAF dinilai memiliki peranan penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi serta memperkaya daya tarik pariwisata di Kalteng.
--page
Sebagai informasi ekonomi kreatif, merupakan sektor ekonomi yang berbasis pada ide, kreativitas, dan inovasi. Di Indonesia, sektor ini mencakup berbagai industri seperti seni pertunjukan, fashion, kuliner, film, animasi dan permainan.
Ekonomi kreatif berfokus pada penciptaan nilai tambah melalui kreativitas dan pengembangan intelektual, yang menjadikan kekayaan intelektual sebagai aset utamanya. (HERMAWAN DP/Y)









