PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah menyampaikan potensi hilirisasi yang dapat diambil oleh Kalteng sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru.

"Hilirisasi dapat menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru berkelanjutan," kata Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalteng, Yuliansah Andrias pada Minggu, 25 Agustus 2024.

Menurutnya, masih banyak potensi yang bisa digali di Bumi Tambun Bungai yang kaya akan sumber daya alam ini.

"Menurut Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah atau RPJMD Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2021-2026, zona wilayah barat meliputi Kotawaringin Timur, Seruyan, Kotawaringin Barat, Sukamara dan Lamandau, memiliki potensi pengembangan hilirisasi berbasis sawit dan metal," ungkapnya. 

Zona wilayah tengah, lanjutnya, mencakup Kapuas, Pulang Pisau, Katingan, Gunung Mas dan Palangka Raya, akan difokuskan untuk hilirisasi bauksit, emas, industri pangan dan hasil hutan.

"Zona wilayah timur meliputi Murung Raya, Barito Utara, Barito Selatan dan Barito Timur akan dikembangkan untuk hilirisasi pertambangan, hasil hutan dan karet," jelas Andri lagi.

--page

Andri berharap, stakeholder dapat menjalankan tugas dan amanah, terutama dalam menjaga stabilitas inflasi dan mendukung pertumbuhan ekonomi.

"Semoga kolaborasi dan sinergi para pemangku kepentingan terus berlanjut untuk mendukung kemajuan ekonomi Kalimantan Tengah," harapnya. (TESTI PRISCILLA/Y)