BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala OJK Provinsi Kalimantan Tengah, Primandanu Febriyan Aziz mengatakan bahwa 389.693 pelajar di Kalteng belum memiliki akses keuangan.
"Dari jumlah 518.912 pelajar di wilayah Provinsi Kalimantan Tengah, tercatat baru 129.219 pelajar yang telah memiliki rekening, sehingga masih terdapat gap sebanyak 389.693 pelajar yang belum mendapatkan akses keuangan," kata Danu pada Senin, 26 Agustus 2024.
Menurut Danu, ini harus menjadi penyemangat bagi semua pihak untuk dapat terus mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan pelajar di wilayah Kalimantan Tengah.
"Di antaranya dengan memperkuat sinergi dan kolaborasi antara Pemerintah Daerah, OJK dan LJK dalam pelaksanaan edukasi secara masif dan intensif, untuk mengurangi adanya gap inklusi di tingkat pelajar, termasuk juga pelajar yang memiliki kebutuhan khusus," terang Danu.
Hal ini disampaikan Danu dalam kegiatan edukasi keuangan kepada pelajar Sekolah Luar Biasa atau SLB secara hybrid, serentak di seluruh Kabupaten/Kota di Kalimantan Tengah.
--page
Kegiatan tersebut digelar dalam rangka pencanangan Gerakan Nasional Cerdas Keuangan atau Gencarkan yang bersamaan dengan momentum puncak Hari Indonesia Menabung atau HIM pada tanggal 22 Agustus 2024. Kegiatan dihadiri oleh lebih dari 1.000 pelajar SLB di seluruh Kabupaten/Kota di Kalimantan Tengah.
Sementara itu, Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, H Edy Pratowo, menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah sangat mengapresiasi atas dorongan budaya menabung sejak dini bagi pelajar.
"Kegiatan ini diharapkan meningkatkan pemahaman pelajar terkait produk keuangan dan bagaimana melakukan pengelolaan keuangan yang baik, sehingga dapat menjadi benteng dan melindungi pelajar dari kejahatan digital yang sedang marak akhir-akhir ini, seperti fenomena judi online dan pinjol ilegal," ujar Edy dalam sambutannya.
Kegiatan dilanjutkan pemaparan materi mengenai edukasi pengenalan OJK, pengelolaan keuangan serta waspada kejahatan keuangan di era digital bagi pelajar oleh OJK Kalimantan Tengah, yang kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi dari Bank Kalteng tentang pengenalan produk Simpanan Pelajar. (TESTI PRISCILLA/Y)









