BORNEONEWS, Sampit - Ratusan pasien diare mulai dari anak-anak, dewasa hingga lanjut usia menyerbu Puskesmas Baamang II Kecamatan Baamang pada Senin (11/7/2016).

“Pasca lebaran memang seperti ini sama dengan tahun sebelumnya pasti mengalami peningkatan. Yang mulai meningkat ini adalah pasien diare,” ungkap Kepala Puskesmas Baamang II, Yunita Ristianti, Senin (11/7/2016).

Yunita mengungkapkan, pasca lebaran jumlah pasien di puskesmas itu pasti meningkat. Tidak hanya pasien diare tetapi juga pasien berpenyakit lainnya seperti, flu, demam dan batuk-batuk. Namun dari sekitar 200 pasien yang dilayani setiap hari kebanyakan penyakit diare.

“Kalau meningkat seperti ini sampai 200 orang per hari. Hari ini saja (kemarin) sampai pukul 10.30 WIB ini jumlah pasien yang dilayani sudah hampir 100 lebih,” jelasnya.

Meningkatnya pasien diare usai lebaran, kata Yunita, karena faktor pola makan masyarakat. Sehabis puasa berbagai macam makanan disantap, sedangkan kondisi perut masih kaget sehingga menimbulkan penyakit diare.

Meski jumlah pasien membludak, diyakini semua pasien akan dapat terlayani dengan baik. Sebab, semua petugas kesehatan disiagakan untuk antisipasi masalah seperti itu. Selain ketersediaan petugas medis, ruang pelayanan dan rawat inap pun diakui mencukupi jika ada pasien yang membutuhkan rawat inap.

“Kapasitas rawat inap kita menyediakan tiga kamar yang bisa menampung sekitar 6 orang, ada untuk rawat kebidanan dan satunya untuk persalinan,” katanya.

Hal yang sama juga terlihat di Rumah Sakit Umum dr Murjani Sampit. Ratusan pasien rawat inap dan rawat jalan memadati loket pelayanan di rumah sakit itu.

“Setiap hari sekitar 200 pasien, memang rata-rata keluhannya diare, flu dan batuk-batuk. Tapi belum ada lonjakan pasien yang cukup signifikan,” ujar Wakil Direktur RSUD dr Murjani Sampit, Yudha Herlambang.

Wakil Bupati Kotim, M Taufiq Mukri juga menyempatkan diri untuk melakukan inspeksi mendadak pelayanan di Puskesmas Baamang II dan RSUD dr Murjani Sampit. Dia mengaku pelayanan di dua instansi pelayanan kesehatan tersebut berjalan lancar.

“Seluruh pelayanan baik, dan perawat atau tenaga medis hadir semua dan Alhamdulillah masyarakat antusias dan kebanyakan mereka yang berobat, batuk, pilek dan diare. Diare ini diakibatkan pasca hari raya makanan yang disantap macam-macam jadi banyak yang alami diare. Di RSUD Murjani pelayanan sudah maksimal, semua masyarakat yang berobat terlayai dengan baik,” ujarnya. (RAFIUDIN/m)