BORNEONEWS, Barito Timur - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Timur (Bartim) Gumelson Lajarus Bayan mengingatkan masyarakat agar mewaspadai penyakit musim kemarau. Pada saat musim kemarau biasa kebanyakan masyarakat mengalami peningkatan penyakit Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA).

Selain penyakit Ispa dijelaskannya, pada saat musim kemarau biasanya mengalami  peningkatan sakit mata akibat terpaan debu baik secara langsung maupun tidak langsung dan biasanya yang mengalami sakit tersebut para pengendara kendaraan roda dua.

Mantan Kepala Dinas Kesehatan kabupaten setempat ini mengutarakan, kini kondisi perubahan iklim sering mengalami perubahan musim yang tidak menentu dan biasa terjadi peningkatan penderita Hypertensi atau tekanan darah tinggi, penyakit muntaber, dan penyakit kulit.

“Dan upaya yang dilakukan agar tidak terserang penyakit tersebut adalah dengan menjaga pola hidup bersih dan sehat serta meningkatkan daya tahan tubuh secara rutin berolahraga,” katanya jumat, (15/7) ketika diwawancarai Borneonews via telpon seluler.

Selain itu ia menerangkan, agar terhindar dari penyakit hipertensi, faktor makanan dan minuman juga perlu harus diperhatikan. Pasalnya, asupan-asupan makanan dan minuman yang berlebihan dan kurang sesuai terhadap kondisi tubuh seperti saat ini, sangat rentan menimbulkan gangguan hipertensi.

“Dalam kondisi iklim seperti sekarang, warga diminta harus berhati-hati dalam menjaga kesehatannya masing-masing. Begitu juga terhadap pola makan harus tetap dijaga,” ingat Anggota Dewan dari Partai Amanat Nasional ini.

Selain itu ia mengimbau pemerintah daerah maupun instansi terkait lainnya lakukan pencegahan sejak dini serta siaga dalam menghadapi peningkatan penyakit dimusim kemarau serta menghadapi kemungkinan terjadinya kebakaran hutan dan lahan dan bencana kekeringan.

 “Adapun wilayah desa maupun kecamatan yang letaknya berada di titik rawan tersebut seperti yakni Kecamatan Patangkep Tutui, Banua Lima, Awang, Karusen Janang, Paju Epat, dan daerah dataran tinggi lainnya di seluruh wilayah kabupaten setempat ini,” pungkasnya. (AMAR ISWANI/m)