JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Menteri Sosial yang baru saja dilantik, Saifullah Yusuf, yang lebih dikenal dengan sebutan Gus Ipul, mengumumkan bahwa ia telah resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Wali Kota Pasuruan. Langkah tersebut diambil bersamaan dengan pelantikannya sebagai anggota kabinet dalam pemerintahan. Usai pelantikan di Istana Negara pada Rabu, Gus Ipul menjelaskan, "Per hari ini juga saya mundur sebagai Wali Kota Pasuruan, otomatis itu." Pernyataan ini menunjukkan komitmennya untuk segera melaksanakan tanggung jawabnya yang baru. Gus Ipul berencana untuk segera berkoordinasi dengan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy, yang sebelumnya menjabat sebagai Pelaksana Tugas Menteri Sosial. Hal ini dilakukan untuk memfasilitasi proses serah terima jabatan dengan baik. Dalam konteks penunjukkannya sebagai Menteri Sosial, Gus Ipul menganggap bahwa ini merupakan suatu bentuk kepercayaan yang sangat berarti dari Presiden kepada dirinya. Ia berkomitmen untuk membantu Presiden dalam menyelesaikan sisa masa pemerintahannya selama satu bulan ke depan. Ia juga menyampaikan pentingnya persiapan transisi pemerintahan yang akan datang, terkait dengan tugas-tugas yang harus diemban oleh Menteri Sosial. Presiden Joko Widodo telah melantik Saifullah Yusuf sebagai Menteri Sosial definitif, menggantikan Tri Rismaharini, yang kini terlibat dalam kontestasi Pilkada 2024. Pelantikan tersebut berlangsung di Istana Negara Jakarta, dimulai sekitar pukul 09.00 WIB, dan didasari oleh Surat Keputusan Presiden Nomor 102B 2024 mengenai pengangkatan Menteri Sosial dalam Kabinet Indonesia Maju 2019-2024. Saat mengucap sumpah jabatan, Gus Ipul berjanji untuk setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945 dan akan mematuhi seluruh peraturan perundang-undangan demi pengabdian kepada bangsa dan negara. "Demi Allah saya bersumpah bahwa saya akan setia kepada UUD negara RI 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi dharma bakti saya kepada bangsa dan negara," ucap Gus Ipul di hadapan Presiden Jokowi yang memandu prosesi tersebut. Gus Ipul juga menegaskan komitmennya untuk menjalankan tugas jabatan dengan penuh integritas, menjunjung tinggi etika, dan berupaya sebaik mungkin dengan rasa tanggung jawab yang tinggi. ANTARA