PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pada tanggal 29 hingga 31 Agustus 2024, Kabupaten Gunung Mas menjadi tuan rumah kegiatan monitoring dan evaluasi revitalisasi bahasa daerah Dayak Ngaju.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Merdeka Belajar Episode ke-17 yang bertujuan untuk melestarikan bahasa daerah. Tim monitoring mengunjungi empat sekolah, yaitu SDN 1 Kuala Kurun, SDN 4 Kuala Kurun, SMPN 1 Kuala Kurun, dan SMPN 5 Kuala Kurun.

Tim yang terdiri dari Sisiliya, Kurniadi, dan Ai Gumiar melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program di sekolah-sekolah tersebut.

"Kami memantau bagaimana program revitalisasi bahasa daerah diterapkan dalam kegiatan belajar mengajar. Evaluasi ini penting untuk memastikan bahwa tujuan program dapat tercapai dengan baik dan bahasa Dayak Ngaju tetap terjaga," kata Sisiliya dalam keterangan resminya pada Jumat, 13 September 2024.

Selama kegiatan berlangsung, lanjutnya, siswa dan guru utama menunjukkan partisipasi yang aktif. Mereka tidak hanya mengikuti kegiatan dengan antusias, tetapi juga berperan penting dalam melindungi dan melestarikan bahasa Dayak Ngaju.

"Hal ini menunjukkan komitmen yang kuat dari komunitas sekolah dalam menjaga warisan budaya mereka," tuturnya.

Kegiatan monitoring dan evaluasi ini berjalan dengan lancar tanpa hambatan berarti. Tim monitoring memberikan apresiasi kepada sekolah-sekolah yang telah berusaha keras dalam mengimplementasikan program revitalisasi bahasa daerah. Mereka juga memberikan masukan dan saran untuk perbaikan di masa mendatang.

"Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang untuk berbagi pengalaman dan praktik terbaik antar sekolah. Guru-guru dapat saling belajar dan menginspirasi satu sama lain dalam upaya melestarikan bahasa daerah. Ini merupakan langkah positif dalam memperkuat jaringan kerja sama antar sekolah di Kabupaten Gunung Mas," bebernya.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan bahasa Dayak Ngaju dapat terus hidup dan berkembang di tengah arus modernisasi. Program Merdeka Belajar Episode ke-17 ini menjadi salah satu upaya nyata dalam menjaga kekayaan budaya Indonesia melalui pelestarian bahasa daerah. (TESTI PRISCILLA/H)