PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Kalimantan Tengah, Primandanu Febriyan Aziz, menegaskan bahwa OJK memiliki peran penting dalam mengatur, mengawasi, dan melindungi sektor jasa keuangan.

Hal ini disampaikannya berkaitan dengan kegiatan edukasi keuangan dalam rangka Road to Hari Indonesia Menabung dan Bulan Inklusi Keuangan bersinergi dengan PT BPD Kalimantan Tengah Cabang Buntok Barito Selatan yang dilaksanakan di Aula SMK Negeri 1 Buntok.

"Selain menjalankan tugas utama tersebut, OJK juga berkomitmen untuk memberikan edukasi dan literasi keuangan kepada seluruh lapisan masyarakat, termasuk pelajar di Kabupaten Barito Selatan," kata Danu dalam keterangan resminya pada Senin, 16 September 2024.

Dalam sebuah acara edukasi keuangan yang diadakan di Barito Selatan, Danu menyampaikan pentingnya pengelolaan keuangan yang bijak bagi para pelajar.

"Adik-adik pelajar harus bijak dalam mengelola keuangan agar terhindar dari pinjaman online ilegal, investasi ilegal, dan judi online," ujarnya.

Danu menekankan bahwa pemahaman yang baik tentang keuangan dapat membantu generasi muda menghindari jebakan keuangan yang merugikan.

Primandanu juga memperkenalkan konsep "2L" kepada para pelajar, yaitu Legal dan Logis. Ia menjelaskan bahwa setiap kali menerima penawaran produk keuangan, pelajar harus memastikan legalitas produk tersebut di OJK dan waspada terhadap penawaran dengan return atau bunga yang tidak logis.

"Saya berharap adik-adik selalu ingat 2L, yaitu Legal dan Logis, ketika menerima penawaran produk keuangan," tambahnya.

Edukasi keuangan ini merupakan bagian dari upaya OJK untuk meningkatkan literasi keuangan di kalangan masyarakat, khususnya generasi muda. Dengan pemahaman yang lebih baik tentang keuangan, diharapkan masyarakat dapat membuat keputusan keuangan yang lebih cerdas dan aman. OJK juga berencana untuk terus mengadakan kegiatan serupa di berbagai daerah di Kalimantan Tengah.

Selain itu, OJK Kalimantan Tengah juga berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan lembaga pendidikan, untuk memperluas jangkauan edukasi keuangan.

--page

"Kami akan terus bersinergi dengan berbagai pihak untuk memastikan edukasi keuangan dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat," katanya lagi.

Dengan adanya edukasi dan literasi keuangan yang terus ditingkatkan, diharapkan masyarakat Kalimantan Tengah, terutama generasi muda, dapat lebih bijak dalam mengelola keuangan mereka dan terhindar dari berbagai risiko keuangan yang merugikan. (TESTI PRISCILLA/j)