SEMARANG –
**Borneonews - Semarang**, Polisi di Semarang berhasil mengamankan sejumlah remaja yang diduga akan terlibat dalam aksi tawuran menggunakan senjata tajam. Penangkapan tersebut dilakukan pada dinihari, Senin, dan melibatkan belasan orang yang teridentifikasi. Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol. Irwan Anwar, menjelaskan bahwa penangkapan ini berawal dari laporan masyarakat yang disampaikan melalui aplikasi *Libas*. Laporan tersebut menginformasikan adanya kelompok anak muda yang membawa senjata tajam dan dapat mengganggu keamanan. Menanggapi laporan tersebut, kepolisian melakukan operasi penyisiran di beberapa lokasi yang tercantum dalam laporan. Di lokasi pertama yang terletak di Kampung Gandekan, Semarang Tengah, pihak kepolisian berhasil mengamankan 14 remaja bersama dengan tiga senjata tajam dan sembilan unit sepeda motor. Selanjutnya, tim kepolisian melanjutkan pencarian di lokasi kedua di Jalan Barito, Semarang Timur. Dalam operasi ini, enam remaja berhasil ditangkap, bersamaan dengan satu senjata tajam dan tiga sepeda motor. Setelah penangkapan, seluruh pelaku serta barang bukti yang diperoleh diserahkan kepada Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Semarang untuk tindakan hukum yang lebih lanjut. Irwan Anwar menegaskan bahwa para pelaku menghadapi proses hukum atas kepemilikan senjata tajam yang ilegal serta tindakan mereka yang dinilai mengganggu ketertiban umum. Keberhasilan ini menunjukkan komitmen pihak kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban di masyarakat. ANTARA