BORNEONEWS, Palangka Raya - Dua pemuda asal Katingan nyaris babak belur dihajar warga. Ini karena mereka memasuki pekarangan rumah warga tanpa izin dan hanya mengenakan celana dalam. lalu juga terlihat nongkrong di atas motor milik warga. Rupanya, dua warga bernama Gema, 20, dan Aripno, 23, mabuk pil koplo alias obat daftar G jenis Zenith.


Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Pinus ujung, No 58, Palangka Raya, Minggu (7/8/2016) sekitar pukul 23.30 WIB. Keduanya kini diamankan di Polsek Pahandut karena kondisinya masih linglung.


Kanit Reskrim Polsek Pahandut Ipda Jaka Waluya mewakili Kapolsek AKP Ani Maryani mengatakan, bermula ketika dua pemuda itu berada di pekarangan rumah Hajah Khoiriah.


Khoiriah waktu itu sedang keluar rumah. Sedangkan yang ada yakni saudaranya, Sarkawi dan anaknya. "Kemudian Sarkawi melihat ada orang dalam pekarangan hanya mengenakan celana dalam. Saat ditanya tidak nyambung. Ternyata ngoplo," ucap Jaka, Senin (8/8/2016).


Sarkawi sempat meminta mereka untuk pergi. Namun keduanya tak mengindahkan hal itu. Sesaat setelah Sarkawi masuk rumah, tiba-tiba warga melihat mereka duduk di atas motor milik orang lain.


Spontan warga mengamankan dan membawanya ke Polsek Pahandut. "Sekarang kondisinya masih belum sadar. Ditanya, dijawabnya tidak nyambung," tuturnya.


Pantauan Borneonews, kondisi terparah dialami Aripno. Nadanya terbata-bata dan banyak yang tidak nyambung. Sedangkan Gema, lebih sedikit nyambung.


"Mabuk Zenith. Kadang minum 5, 10," katanya.


Dia mengaku tidak sadar ketika berada di pekarangan rumah warga. Kemudian dia mengaku sebagai pekerja kebersihan jalan di Katingan bersama Aripno. Datang ke Palangka Raya sejak kemarin, Minggu (7/8/2016) untuk liburan. Selain itu juga disebutnya ada keluarganya di Jalan Ramin II, Palangka Raya. (BUDI YULIANTO/m)