PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala OJK Provinsi Kalimantan Tengah melalui Kepala Bagian Pengawasan Perilaku PUJK, Edukasi, Pelindungan Konsumen dan Layanan Manajemen Strategis Kantor OJK Provinsi Kalimantan Tengah, Mochamad Fajar Purnama, memberikan edukasi mengenai tugas dan fungsi OJK serta pentingnya literasi dan inklusi keuangan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.

Dalam kesempatan tersebut, Fajar juga menekankan bahaya penggunaan layanan keuangan ilegal seperti pinjaman online atau pinjol ilegal dan judi online atau judol. Selain itu, ia menyampaikan beberapa tips pengembangan UMKM, seperti pengelolaan keuangan yang baik, pemisahan pencatatan keuangan antara transaksi usaha dan pribadi, serta pentingnya menjaga histori kredit.

Fajar juga menyoroti pentingnya digitalisasi dalam pengembangan usaha UMKM. Penggunaan platform digital untuk transaksi dan pemasaran produk dapat membantu UMKM meningkatkan daya saing dan memperluas pasar. Semua upaya ini bertujuan agar Lembaga Jasa Keuangan atau LJK lebih mudah dalam melakukan analisa saat memberikan permodalan bagi UMKM.

"Dengan sinergi yang kuat antara OJK, Pemerintah Daerah, Bank Kalteng, dan Bank Indonesia, diharapkan UMKM di Kalimantan Tengah dapat terus berkembang dan berkontribusi positif terhadap perekonomian daerah. Program Selalu Berkah menjadi bukti nyata komitmen bersama dalam mendukung pertumbuhan UMKM melalui peningkatan literasi dan inklusi keuangan," kata Fajar dalam keterangan resminya pada Sabtu, 28 September 2024.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Kalimantan Tengah, Norhani dalam rilis yang sama menyampaikan beberapa pencapaian UMKM Kalteng di tingkat nasional, antara lain pada kegiatan Hari UMKM Nasional di Palembang dan di MTQ Nasional XXX di Samarinda.

"Hal ini mencerminkan bahwa UMKM di wilayah Kalimantan Tengah memiliki kemampuan dan kualitas untuk dapat bersaing secara nasional," ujar Norhani.

Selain itu, Direktur Pemasaran dan Bisnis PT Bank Kalteng, Marzuki, menekankan bahwa Bank Kalteng siap mendukung UMKM di Kalteng melalui pendampingan dan pinjaman modal dengan syarat yang mudah dan bunga rendah.

"Program Selalu Berkah merupakan hasil dari sinergi dan kolaborasi antara OJK, Pemerintah Daerah, BI, dan Bank Kalteng dalam pengembangan UMKM melalui pendampingan secara langsung oleh seluruh jaringan kantor Bank Kalteng di wilayah Kalimantan Tengah," terang Marzuki.

Dalam penutupan acara, Ketua Dekranasda Kalteng, Ivo Sugianto Sabran, mengapresiasi UMKM Kalteng yang berhasil mencapai final di UMKM Award 2024. Ia juga menekankan pentingnya literasi keuangan bagi pelaku UMKM agar mampu memisahkan uang bisnis dan pribadi, serta pentingnya sinergi antara Bank Kalteng, OJK, dan Bank Indonesia dalam mendukung pengembangan UMKM di Kalteng.

"Dengan literasi dan inklusi serta pengelolaan keuangan yang baik, UMKM diharapkan dapat mengembangkan usahanya agar dapat naik kelas," pungkasnya.

Acara Awarding Ceremony Selalu Berkah UMKM Award 2024 ini diakhiri dengan pemberian penghargaan kepada para pelaku UMKM yang berprestasi setelah melalui proses seleksi dan kurasi oleh para juri, diantaranya Dinas Koperasi dan UKM serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Kalimantan Tengah. (TESTI PRISCILLA/j)