BORNEONEWS, Pulang Pisau - Kondisi panggung hiburan untuk perayaan HUT ke-14 Kabupaten Pulang Pisau, dan HUT ke-71 Kemerdekaan RI, di GPU Handep Hapakat dinilai kurang aman. Hal tersebut menjadi sorotan masyarakat saat mengetahui panggung tersebut menggunakan sambungan kayu berukuran 3 X 4 cm.
“Ini sangat tidak layak jika digunakan untuk kegiatan yang besar, apalagi dalam beberapa kegiatan yang dilaksanakan, banyak orang harus berada di atas panggung,” kata Yusnan, salah seorang warga, Senin (15/8/2016).
Menurut Yusnan, Kondisi tersebut sangat berbahaya, dan jika tidak segera diantisipasi panitia, dikhawatirkan pada kegiatan puncak acaa itu, panggungnya ambruk. “Jangan sampai dengan ambruknya panggung merusak kegiatan perayaan puncak, karena panggung yang demikian,” imbuh Yusnan yang juga Sekretaris LSM Handep Hapakat ini.
Pengalam ambruknya lantai panggung pada kegiatan Peda KTNA beberapa waktu lalu kata dia jangan sampai terulang lagi. “Seharusnya penyedia panggung memberikan fasilitas yang aman jangan yang malah membahayakan bagi masyarakat, dan pejabat yang naik ke atas panggung tersebut,” terangnya.
Menurutnya jika panggung yang rencanannya disiapkan untuk penampilan hiburan rakyat yang akan dihibur oleh artis Zaskia Gotik masih tidak layak, maka nama bupati dan daerah yang dipertaruhkan jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
Keprihatinan tersebut sudah diketahui Bupati Pulang Pisau, H Edy Pratowo dan Kapolres Pulang Pisau, AKBP Budi S Nasution, didampingi Ketua Panitia, Wartony, melakukan pengecekan akan kelayakan panggung tersebut. Bupati meminta kepada panitia mengatasi permasalahan kondisi panggung tersebut agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
Demikian juga Kapolres Pulang Pisau, AKBP Budi S Nasution, berkoordinasi dengan pihak panitia untuk dapat memperbaiki kondisi panggung hiburan tersebut. “Panitia dan koordinator hiburan supaya segera mengatasi ini,” katanya. (DY/N).








