BORNEONEWS, Palangka Raya - OJK Kalteng kukuhkan Komunitas Literasi dan Inklusi Kalimantan Tengah atau LINK Kalteng Generasi ke-4.
"LINK Kalteng merupakan komunitas mahasiswa di Provinsi Kalimantan Tengah, khususnya Kota Palangka Raya, yang telah dibentuk sejak bulan April 2021 dengan tujuan untuk meningkatkan literasi dan inklusi masyarakat Provinsi Kalimantan Tengah terkait Sektor Jasa Keuangan," kata Kepala OJK Provinsi Kalimantan Tengah Primandanu Febriyan Aziz dalam rilisnya, Rabu, 2 Oktober 2024.
Adapun pengurus dan anggota LINK Kalteng Generasi ke-4 berasal dari tiga perguruan tinggi, yakni Universitas Palangka Raya, Universitas Muhammadiyah Palangka Raya, dan Institut Agama Islam Negeri Palangka Raya, yang sebelumnya telah melalui proses seleksi terlebih dahulu.
Sementara itu, dalam sambutanya, Ketua Komunitas LINK Kalteng Generasi ke–4 terpilih, Andrau Boston Togatorop menyampaikan bahwa sebagai perpanjangan tangan dari OJK Kalimantan Tengah, seluruh pengurus dan anggota LINK Kalteng terkini berkomitmen untuk mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan melalui kolaborasi, baik di internal LINK Kalteng maupun dengan pihak eksternal.
"Saya berharap selama satu tahun kedepan Komunitas LINK Kalteng Generasi ke–4 dapat terus berkolaborasi dan bersama-sama memberikan yang terbaik dalam rangka meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di Provinsi Kalimantan Tengah. Selain itu saya juga berharap LINK Kalteng tidak hanya menjadi rumah singgah bagi anggotanya, namun dapat menjadi wadah dan sarana untuk tumbuh, menjalin persahabatan, sekaligus belajar dalam rangka menyatukan dan mencapai satu tujuan secara bersama-sama, yaitu peningkatan literasi dan inklusi keuangan," ujar Andrau.
Pada sambutannya, Direktur Pemasaran dan Bisnis PT Bank Kalteng menyatakan apresiasi dan dukungan penuh terhadap Komunitas LINK Kalteng Generasi ke-4 melalui pemberian beasiswa dari PT Bank Kalteng kepada seluruh pengurus dan anggota. Komunitas LINK juga diharapkan dapat digunakan sebagai sarana untuk pengembangan diri, termasuk menjalin relasi, belajar kepemimpinan serta belajar berkarir.
"Saya harap hadirnya Komunitas LINK Kalteng dapat memberikan dampak pada peningkatan literasi dan inklusi keuangan di Kalimantan Tengah dengan menjalin sinergi bersama Lembaga Jasa Keuangan khususnya melalui pelaksanaan edukasi kepada masyarakat, terlebih mengingat maraknya penawaran aktivitas keuangan ilegal, seperti pinjaman online ilegal, investasi ilegal dan judi online," terang Marzuki.
Sementara, kegiatan tersebut dihadiri dan disaksikan oleh Kepala OJK Provinsi Kalimantan Tengah, Direktur Pemasaran dan Bisnis PT BPD Kalimantan Tengah, Kepala Kantor Bursa Efek Indonesia Perwakilan Provinsi Kalimantan Tengah, Area Head PT Bank Negara Indonesia Kalimantan Tengah, Direktur PT Jamkrida Kalimantan Tengah, Deputi Area Head Bank Mandiri Kalimantan Tengah, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Palangka Raya yang dalam hal ini diwakilkan oleh Kepala Bidang Kepesertaan serta beberapa pimpinan Lembaga Jasa Keuangan lainnya di Kota Palangka Raya. (TESTI PRISCILLA/H)









