BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala BPS Provinsi Kalimantan Tengah Agnes Widiastuti menyampaikan kelompok makanan, minuman, tembakau bawa pengaruh besar terhadap inflasi Kalteng.
Ia menyampaikan berdasarkan data rilis BPS Provinsi Kalteng pergerakan inflasi Kalimantan Tengah bulan September 2024 m-to-m (month-to-month) atau September 2024 terhadap Agustus 2024 sebesar 0,07 persen.
“Andil terbesar terhadap inflasi bulanan Kalimantan Tengah, yaitu pada kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 0,04 persen,” sebut Agnes dalam keterangannya saat rakor di Ruang Rapat Bajakah, baru baru ini.
Ia menjelaskan komoditas utama yang memiliki andil terhadap inflasi (m-to-m) Kalteng bulan September 2024 ada beberapa jenis.
Di antaranya ada kopi bubuk 0,04 persen, bawang merah 0,02 persen, ikan papuyu 0,02 persen, pemeliharaan service kendaraan 0,02 persen dan udang basah 0,01 persen.
“Sedangkan andil deflasi m-to-m Kalteng bulan September 2024 terjadi pada komoditas cabai rawit, bensin, tomat, telur ayam ras dan beras,” imbuhnya. (HERMAWAN DP/j)









