PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Sebagai bagian dari kegiatan Bulan Inklusi Keuangan atau BIK 2024, Otoritas Jasa Keuangan atau OJK Provinsi Kalimantan Tengah menyelenggarakan berbagai lomba untuk meningkatkan literasi keuangan masyarakat. Lomba-lomba ini dirancang untuk mengajak masyarakat berpartisipasi aktif dalam meningkatkan pemahaman mereka tentang keuangan.

Kepala OJK Kalteng, Primandanu Febriyan Aziz, menjelaskan bahwa lomba-lomba ini meliputi MANASAI, yaitu loMbA peNuliSan ArtIkel, yang bertujuan mendorong peserta untuk menghasilkan tulisan kreatif dengan tema inklusi keuangan dan pencegahan aktivitas keuangan ilegal.

"Kami ingin masyarakat lebih kreatif dalam menyampaikan pesan-pesan keuangan," kata Danu pada Jumat, 11 Oktober 2024.

Selain itu, ada juga MANDAU, atau loMbA koNten eDukAsi keUangan, yang mengajak peserta untuk menciptakan video edukasi singkat tentang pengelolaan keuangan yang baik dan kewaspadaan terhadap aktivitas keuangan ilegal.

"Video edukasi ini diharapkan dapat menjangkau lebih banyak orang dan meningkatkan kesadaran mereka," tambah Danu.

OJK Kalteng juga mengadakan lomba Pembuatan Poster dan X Banner dengan tema "Waspada Aktivitas Keuangan Ilegal" untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya pinjaman online ilegal, investasi bodong, dan judi online.

"Kami ingin masyarakat lebih waspada dan terlindungi dari aktivitas keuangan ilegal," tutur Danu lagi.

Selain itu, lanjutnya, diadakan juga Lomba Pembuatan Buku Saku Literasi Inovasi Aset Keuangan Digital atau IAKD, mengingat IAKD adalah jenis inovasi keuangan yang kompleks dan belum sepenuhnya dipahami secara luas oleh masyarakat.

"Kami berharap buku saku ini dapat menjadi panduan yang bermanfaat bagi masyarakat," ujar Danu.

Seluruh kegiatan lomba ini dilaksanakan secara gratis tanpa biaya pendaftaran, dan peserta diwajibkan mengirimkan karya orisinal yang belum pernah dilombakan.

"Kami ingin memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi masyarakat untuk berpartisipasi," tuturnya. (TESTI PRISCILLA/j)