BORNEONEWS, Palangka Raya - Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Kalimantan Tengah atau OJK Kalteng kembali menyelenggarakan Bulan Inklusi Keuangan atau BIK pada Oktober 2024 ini.
"BIK memang acara tahunannya OJK Kalteng yang bertujuan untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di Kalimantan Tengah, mendukung pencapaian target nasional 90 persen inklusi keuangan pada 2024, serta mendorong pencapaian 98 persen inklusi keuangan pada tahun 2045 sesuai visi Indonesia Emas 2045," kata Kepala OJK Kalteng, Primandanu Febriyan Aziz pada Sabtu, 12 Oktober 2024.
Dengan tema "Akses Keuangan Inklusif, Wujudkan Masyarakat Produktif," Primandanu menjelaskan bahwa kegiatan ini fokus pada memperluas akses layanan keuangan bagi seluruh lapisan masyarakat.
"Tujuan lain dari penyelenggaraan acara ini juga untuk meningkatkan kesadaran terhadap produk dan layanan jasa keuangan serta mendorong budaya menabung di masyarakat," tutur Primandanu.
Primandanu menjelaskan, rangkaian kegiatan BIK 2024 Kalteng dimulai dengan Road to BIK dari September hingga November. Kegiatan ini meliputi edukasi ke berbagai wilayah di Kalimantan Tengah yang dilakukan dengan bersinergi bersama Bank Indonesia, Pemerintah Daerah, Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan atau FKIJK, dan berbagai lembaga jasa keuangan lainnya.
Kolaborasi ini menjadi kunci keberhasilan BIK dalam memperluas inklusi keuangan hingga ke pelosok daerah.
"Kami harap melalui sinergi ini, inklusi keuangan dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk di daerah terpencil," ujar Primandanu.
Selain itu, lanjutnya, OJK Kalteng juga menyelenggarakan beberapa lomba untuk meningkatkan literasi keuangan. Salah satunya adalah MANASAI, yaitu loMbA peNuliSan ArtIkel, yang bertujuan mendorong peserta untuk menghasilkan tulisan kreatif dengan tema inklusi keuangan dan pencegahan aktivitas keuangan ilegal.
Puncak acara BIK 2024 ini akan digelar pada 22 Oktober 2024 mendatang bertepatan dengan Hari Santri Nasional, dan akan dihadiri oleh kurang lebih 1.000 santri dari 14 pesantren di Kota Palangka Raya. Acara ini juga akan disertai kegiatan edukasi keuangan dengan narasumber dari OJK, BI, Fintech P2P Lending Syariah, dan Pegadaian Syariah. (TESTI PRISCILLA/j)









