PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Otoritas Jasa Keuangan atau OJK terus berupaya meningkatkan literasi keuangan masyarakat melalui berbagai program edukasi dan sosialisasi. Kepala OJK Kalimantan Tengah, Primandanu Febriyan Aziz, menekankan pentingnya pemahaman masyarakat tentang produk dan layanan keuangan.

"Kami berharap dengan meningkatnya pemahaman masyarakat tentang produk dan layanan keuangan, akan tercipta inklusi keuangan yang lebih luas dan merata," kata Primandanu saat menerima kunjungan kerja dari Anggota Komite IV Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia atau DPD RI Daerah Pemilihan atau Dapil Kalimantan Tengah seperti dalam rilis pada Sabtu, 30 November 2024.

Dalam pertemuan dengan Anggota Komite IV DPD RI, OJK diajak untuk memperkuat pengawasan terhadap lembaga keuangan di Kalimantan Tengah. Anggota Komite IV DPD RI, H Siti Aseanti menyoroti pentingnya perlindungan konsumen dan penegakan hukum yang tegas terhadap pelanggaran di sektor keuangan.

"Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga keuangan," kata Siti.

Primandanu menyambut baik ajakan tersebut dan menegaskan komitmen OJK untuk terus memperkuat pengawasan. "Kami akan terus bekerja sama dengan berbagai pihak untuk memastikan bahwa lembaga keuangan di Kalimantan Tengah beroperasi dengan transparan dan bertanggung jawab," tambahnya.

--page

Pertemuan ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk memperkuat kerja sama antara OJK dan DPD RI. Kedua pihak sepakat untuk terus berkolaborasi dalam rangka pengembangan sektor jasa keuangan yang lebih baik di Kalimantan Tengah.

"Kami optimis bahwa dengan sinergi yang baik, kita dapat mencapai tujuan bersama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor jasa keuangan yang sehat dan inklusif," tutur Primandanu.

Selain itu, OJK juga berencana untuk meluncurkan beberapa inisiatif baru yang bertujuan untuk meningkatkan akses keuangan di daerah pedesaan. Program-program ini diharapkan dapat membantu masyarakat pedesaan untuk lebih mudah mengakses layanan keuangan dan meningkatkan kesejahteraan mereka.

Dengan berbagai upaya ini, OJK berharap dapat menciptakan ekosistem keuangan yang lebih inklusif dan merata di seluruh Kalimantan Tengah.

"Kami percaya bahwa dengan kerja sama yang baik, kita dapat mencapai inklusi keuangan yang lebih luas dan merata," pungkas Primandanu. (TESTI PRISCILLA/Y)