BORNEONEWS, Pulang Pisau - Tagana Provinsi Kalimantan Tengah, dinobatkan sebagai juara umum Kemah Bakti dan Jambore Tagana Provinsi Kalimantan Tengah 2016. Hal tersebut disampaikan dalam Apel Siaga Bencana sekaligus menutup kegiatan kemah bhakti dan Jambore Tagana tingkat Provinsi Kalteng yang digelar di lapangan sepak bola Desa Bereng, Kecamatan Kahayan Hilir, Kabupaten Pulang Pisau, Jumat (9/9/2016)

Piala bergilir sebagai juara umum diserahkan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Pulang Pisau Afiadin Husni, didampingi Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan transmigrasi Kabupaten Pulang Pisau Satria During, dan hadir juga Wakil Ketua DPRD HA Fadli Rahman dan sejumlah kepala SKPD. 

Dalam sambutannya Bupati yang disampaikan Sekda mengatakan acara Apel Siaga Tagana tingkat provinsi yang ke-8 di Kabupaten Pulang Pisau ini memiliki makna penting bagi semua. "Saya merasa bangga atas terlaksananya kegiatan kemah bhakti dan Jambore Tagan tingkat provinsi Kalimantan tengah ini yang dilaksanakan di Kabupaten Pulang Pisau," ujar Sekda saat menyampaikan  sambutan tertulis Bupati Pulang Pisau, H Edy Pratowo.

Menurutnya Tagan mempunyai tugas dan fungsi yang sangat spesifik, selalu berhubungan dengan kemaslahatan umat, membantu, menolong, menyelamatkan sesama yang tertimpa bencana untuk mencapai kesejahteraan yang terbaik bagi para korban bencana. 

Sekda mengatakan juga bahwa kelompok basis yang dianggap paling kuta, paling menonjol dan militan serta memiliki spirit yang tinggi adalah sari kelompok generasi muda yang kebradaan mereka ada di seluruh pelosok tanah air.

"Ada beberapa alasan tentang keterlibatan generasi muda dalam penanggulangan bencana, yakni jumlah generasi muda yang sangat banya yang penyebarannya sampai di desa-desa, sifat mau menolong dan saling membantu sangat tinggi," katanya. Berdasarkan eksplorasi dan kenyataan tersebut, maka dianggap perlu meberdayakan potensi generasi muda dalam penanggulangan bencana sebagai personal penanggulangan bencana berbasi masyarakat terlatih.

Menurutnya agar potensi tersebut melembaga, maka keberadaan perlu mendapat pengukuhan dan penetapan yuridis formal dan dapat disetarakan dengan unsur-unsur penangulangan bencana formal lainnya untuk menumbuhkan rasa kebanggan profesi serta rasa tanggung jawab sosial.

Harapannya juga agara seluruh anggota Tagan Provinsi Kalimantan Tengah dapat mengemban tugas dan fungsinya dalam penannggulangan bencana, serta mengedapankan sikap adil, jujur dan tidak memandang status sosial para korban bencana dan selalu berfalsafahkan huma betang.

Dalam kegiatan tersebut berbagai lomba dilaksanakan berupa lomba ketangkasan shelter, lomba ketangkasan logistik, lomba ketangkasan dukungan psikososial, lomba tenda terbaik. Dalam kegiatan tersebut Tagana Provinsi Kalimantan tengah meraih juara umum, pada posisi kedua Kabupaten Seruyan dan ketiga Kabupaten. (JAMES DONNY/N).