PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Kalimantan Tengah atau OJK Kalteng menilai kondisi Sektor Jasa Keuangan atau SJK di Provinsi Kalimantan Tengah hingga Desember 2024 dalam kondisi stabil. Kepala OJK Kalteng, Primandanu Febriyan Aziz, menyatakan bahwa sektor ini menunjukkan kinerja yang bertumbuh, likuiditas yang memadai, dan tingkat risiko yang terjaga.

"Kami melihat pertumbuhan positif di sektor jasa keuangan di Kalimantan Tengah," ujar Primandanu pada Senin, 16 Desember 2024.

Pertumbuhan positif tersebut sejalan dengan fungsi OJK dalam memberikan perlindungan konsumen dan masyarakat. OJK memastikan bahwa Pelaku Usaha Jasa Keuangan atau PUJK menerapkan ketentuan perlindungan konsumen dan masyarakat baik secara langsung maupun tidak langsung.

"Kami terus mengawasi dan memastikan bahwa PUJK mematuhi ketentuan perlindungan konsumen," tambah Primandanu.

Dalam rangka mendukung fungsi perlindungan konsumen, OJK juga melakukan Pengawasan Perilaku Pasar atau Market Conduct. Pengawasan ini bertujuan untuk memastikan penerapan prinsip perlindungan konsumen dan masyarakat terselenggara dengan baik.

--page

"Pengawasan perilaku pasar sangat penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap sektor jasa keuangan," jelas Primandanu.

Primandanu Febriyan Aziz menekankan bahwa stabilitas sektor jasa keuangan di Kalimantan Tengah tidak lepas dari upaya OJK dalam melakukan pengawasan dan pembinaan.

"Kami terus berupaya untuk menjaga stabilitas dan pertumbuhan sektor jasa keuangan melalui berbagai program pengawasan dan pembinaan," katanya.

Dengan kondisi yang stabil dan pertumbuhan yang positif, diharapkan sektor jasa keuangan di Kalimantan Tengah dapat terus memberikan kontribusi yang signifikan bagi perekonomian daerah.
"Kami optimis bahwa sektor jasa keuangan di Kalimantan Tengah akan terus berkembang dan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat," tutur Primandanu.

Secara keseluruhan, OJK Kalteng akan terus berkomitmen untuk menjaga stabilitas dan pertumbuhan sektor jasa keuangan di Kalimantan Tengah.

"Kami akan terus bekerja keras untuk memastikan sektor jasa keuangan tetap stabil dan tumbuh dengan baik," pungkas Primandanu Febriyan Aziz. (TESTI PRISCILLA/Y)