PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah, Yuliansah Andrias, mengatakan bahwa penggunaan sistem pembayaran digital di Kalteng terus meningkat. Peningkatan yang signifikan terkait sistem pembayaran digital menurutnya tidak hanya terjadi di Kota Palangka Raya tetapi juga di tiap-tiap daerah wilayah Kalteng.

"Sisi implementasi sistem pembayaran digital menunjukkan bahwa saat ini di wilayah Kalteng penggunaan sistem pembayaran digital terus mengalami peningkatan," kata Andrias pada Senin, 16 Desember 2024.

Andrias, sapaan akrabnya, menjelaskan bahwa peningkatan ini dapat dilihat dari transaksi penggunaan uang elektronik.

"Kami melihat peningkatan signifikan dalam penggunaan QRIS oleh para pedagang di kota Palangka Raya," ujar Yuliansah Andrias.

Salah satunya terlihat pada kalangan pedagang buah. Salah seorang pedagang buah di kawasan RTA Milono, Migu Hartaku mengungkapkan bahwa penggunaan QRIS sangat membantu dalam proses transaksi.

--page

"Dengan QRIS, pelanggan bisa membayar dengan cepat tanpa perlu membawa uang tunai. Ini sangat memudahkan kami sebagai pedagang," kata Migu.

Menurutnya, penggunaan QRIS juga mengurangi risiko kehilangan uang tunai dan memberikan rasa aman dalam bertransaksi.

Selain itu, penggunaan QRIS juga memberikan keuntungan finansial bagi pedagang.
"Kami tidak perlu lagi mengeluarkan biaya tambahan untuk menyediakan uang kembalian. Semua transaksi bisa dilakukan secara digital," tambahnya.

Hal ini sejalan dengan hasil penelitian yang menunjukkan bahwa penggunaan QRIS dapat meningkatkan efisiensi bisnis dan menghemat biaya.

Dengan semakin banyaknya pedagang buah yang memanfaatkan QRIS, diharapkan transaksi pembayaran di Kota Palangka Raya menjadi lebih efisien dan aman. (TESTI PRISCILLA/Y)