BORNEONEWS, Palangka Raya - Per September 2024, kinerja Bank Umum di Provinsi Kalimantan Tengah, baik konvensional maupun Syariah, mengalami pertumbuhan yang cukup signifikan dibandingkan posisi bulan September 2023.
Kepala OJK Kalimantan Tengah, Primandanu Febriyan Aziz, menyatakan bahwa pertumbuhan ini tercermin dari beberapa indikator utama yang menunjukkan peningkatan yang positif.
"Total aset Bank Umum di Kalimantan Tengah meningkat sebesar Rp11,84 triliun atau 16,59 persen year-on-year (yoy), dari Rp71,38 triliun menjadi Rp83,22 triliun," kata Primandanu pada Selasa, 17 Desember 2024.
Peningkatan total aset ini katanya menunjukkan bahwa bank-bank di Kalimantan Tengah berhasil mengelola aset mereka dengan baik dan terus berkembang.
Selain itu, Dana Pihak Ketiga atau DPK juga mengalami pertumbuhan yang signifikan sebesar Rp7,43 triliun atau 19,11 persen yoy, dari Rp38,87 triliun menjadi Rp46,30 triliun.
"Pertumbuhan DPK ini mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap bank-bank di Kalimantan Tengah yang terus meningkat," tambah Primandanu.
Kredit atau pembiayaan yang diberikan oleh Bank Umum di Kalimantan Tengah juga meningkat sebesar Rp4,25 triliun atau 9,40 persen yoy, dari Rp45,26 triliun menjadi Rp49,51 triliun. Tingkat kredit bermasalah atau Non-Performing Loan/Financing masih terjaga berada di bawah 5 persen, yakni sebesar 1,59 persen.
"Ini menunjukkan bahwa bank-bank di Kalimantan Tengah mampu menjaga kualitas kredit mereka dengan baik," jelas Primandanu.
Primandanu Febriyan Aziz menekankan bahwa pertumbuhan positif ini sejalan dengan fungsi OJK dalam memberikan perlindungan konsumen dan masyarakat serta memastikan Pelaku Usaha Jasa Keuangan atau PUJK menerapkan ketentuan perlindungan konsumen dan masyarakat baik secara langsung maupun tidak langsung.
"Kami terus mengawasi dan memastikan bahwa PUJK mematuhi ketentuan perlindungan konsumen," katanya.
Dengan pertumbuhan yang signifikan ini, diharapkan sektor perbankan di Kalimantan Tengah dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi yang lebih besar bagi perekonomian daerah.
"Kami optimis bahwa sektor perbankan di Kalimantan Tengah akan terus tumbuh dan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat," katanya. (TESTI PRISCILLA/H)









