BORNEONEWS, Kapuas - Pencanangan dan Penetapan Kampung Keluarga Berencana (KB) sekaligus pembukaan pentas seni komunikasi informasi dan edukasi krearif 2016, oleh Bupati Kapuas, Ben Brahim S Bahat. Kegiatan berlangsung di Desa Bandar Raya, Kecamatan Tamban Catur, Sabtu (17/9/2016). 

Bupati Kapaus Ben Brahim S Bahat hadir didampingi istri selaku Ketua TP PKK Kapuas, Ary Egahni Ben Bahat, Wakil Bupati Kapuas, H Muhajirin,  Ketua DPRD, Forkopimda, Sekda dan seluruh unsur Pemerintahan di Kabupaten Kapuas. Hadir pula pada kesempatan itu anggota komisi IX DPR RI, Direktur Kesertaan KB jalur Pemerintahan dan Kepala perwakilan BKKBN Kalimantan Tengah.

“Program KB adalah program pemerintah yang sangat baik dan perlu dijalankan, oleh karena itu berbahagialah Desa yang terpilih menjadi Desa percontohan dalam penetapan kampung KB,” ungkap Ben Brahim.

Ia juga berharap agar pelaksanaan kampung KB tersebut dapat berhasil dan bisa menjadi contoh di Kabupaten-kabupaten lain. “Pelaksanaan tidak bisa berhasil tanpa dukungan dari semua pihak, selain itu tujuan dari kampong KB adalh untuk membentuk keluarga kecil yang bahagia dan sejahtera,” lanjutnya.

Sebelumnya disampaikan laporan oleh Ketua Panitia Pelaksana bahwa dalam pemilihan desa untuk dijadikan Kampung KB pertama di Kabupaten Kapuas Desa Bandar Raya Kecamatan Tamban Catur itu lah yang sesuai dengan katagori yang telah ditetapkan. “adapun tujuan dari Kampung KB adalah untuk meningkatkan kualitas masyarakat dan penduduk dalam menentukan kelahiran anak serta meningkatkan jumlah Keluarga berencana modern,” terang luhut. Ia juga menyampaikan bahwa nantinya evaluasi akan dilakukan pada akhir tahun sebagai desa percontohan KB.

Kepala BKKBN Republik Indonesia, diwakili Direktur Kesertaan KB jalur Pemerintahan, Kusnadi menyampaikan ucapan terimkasih kepada Bupati Kapuas serta jajaran atas komitmen dalam pembangunan keluarga berencana di Kabupaten Kapuas. “Sesuai arahan Presiden Pembentukan kampung KB dilakukan pada daerah tertinggal, masyarakat kurang mampu atau padat penduduk serta tidak memiliki akses kesehatan yang baik untuk mempersiapkan masyarakat cerdas.”

Kusnadi menerangkan, Kalimantan Tengah memilki angka kelahiran remaja yang tinggi, nomor tiga di Indonesia setelah Kalimantan Barat dan Jawa Barat serta diikuti oleh Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan. “Nantinya akan dilakukan laporan per tiga bulan tentang Kampung KB kepada Presiden RI melalui Sekretariat Negara.” 

Peresmian Desa Bandar Raya ditetapkan sebagai Kampung KB ditandai dengan pemukulan gong dan pembukaan selubung papan nama Kampung KB dan dilanjutkan dengan penandatangan komitmen dan dukungan serta penyerahan prangko kampung KB dan pesan Presiden RI tentang Kampung KB kepada Bupati Kapuas. (DJEMMY NAPOLEON/N).