PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala OJK Provinsi Kalimantan Tengah, Primandanu Febriyan Aziz, menyatakan bahwa sektor jasa keuangan di Kalimantan Tengah tetap terjaga stabil dan siap mendukung pertumbuhan ekonomi daerah menyambut tahun 2025.

"Stabilitas ini merupakan hasil dari berbagai upaya yang dilakukan oleh OJK dalam menjaga keseimbangan antara pengawasan yang ketat dan pemberian ruang bagi inovasi di sektor keuangan," kata Primandanu pada Selasa, 7 Januari 2024.

Primandanu menjelaskan bahwa OJK Kalimantan Tengah telah melakukan berbagai langkah strategis untuk memastikan stabilitas sektor jasa keuangan. Salah satu langkah tersebut adalah peningkatan literasi keuangan masyarakat melalui berbagai program edukasi.

"Kami terus mendorong masyarakat untuk lebih memahami produk dan layanan keuangan agar dapat membuat keputusan yang bijak," ujarnya.

Selain itu, OJK Kalimantan Tengah juga aktif dalam mendukung program-program pengembangan ekonomi daerah. Primandanu menyebutkan bahwa OJK telah berperan sebagai motor penggerak dalam pendampingan program Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah atau TPAKD.

--page

"Saat ini, sudah terbentuk satu TPAKD Provinsi dan 14 TPAKD Kabupaten/Kota di Kalimantan Tengah," tambahnya.

Primandanu juga menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi antara OJK dengan pemerintah daerah serta para pemangku kepentingan lainnya.

"Kami berharap dapat terus bekerja sama dengan pemerintah provinsi dan kabupaten/kota serta stakeholders lainnya untuk memperkuat perekonomian daerah," katanya.

Ia juga menyoroti pentingnya kemudahan akses dan transaksi keuangan yang aman bagi masyarakat.

Dalam menghadapi tahun 2025, OJK Kalimantan Tengah berkomitmen untuk terus mengembangkan klaster-klaster ekonomi baru yang berbasis kerakyatan dan UMKM. Primandanu menyatakan bahwa pengembangan ini akan memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Kami akan terus mendukung UMKM agar dapat berkembang dan berkontribusi lebih besar terhadap perekonomian daerah," jelasnya.

Terakhir, Primandanu mengapresiasi dukungan dari berbagai pihak dalam menjaga stabilitas sektor jasa keuangan di Kalimantan Tengah. Ia berharap bahwa dengan kerja sama yang baik, sektor jasa keuangan di Kalimantan Tengah akan semakin kuat dan mampu menghadapi berbagai tantangan di masa depan.

"Kami optimis bahwa sektor jasa keuangan yang stabil akan menjadi fondasi yang kokoh bagi pertumbuhan ekonomi daerah," pungkasnya. (TESTI PRISCILLA/Y)