PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia atau GAPKI memiliki visi yang jelas untuk mewujudkan industri kelapa sawit nasional yang berkelanjutan sebagai sumber kesejahteraan bagi bangsa dan negara. Visi ini mencerminkan komitmen GAPKI untuk tidak hanya fokus pada aspek ekonomi, tetapi juga pada keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan sosial.

Menurut Sekretaris Eksekutif GAPKI Cabang Kalimantan Tengah, Rawing Rambang, visi ini menjadi landasan utama dalam setiap langkah dan kebijakan yang diambil oleh GAPKI.

"Misi GAPKI mencakup beberapa aspek penting yang mendukung visi tersebut. Pertama, GAPKI berupaya mendorong dan menjaga industri kelapa sawit nasional yang berdaya saing. Hal ini dilakukan dengan berbagai cara, termasuk peningkatan kualitas produk dan efisiensi produksi," kata Rawing Rambang pada Selasa, 21 Januari 2025.

Rawing Rambang menekankan bahwa daya saing ini penting untuk memastikan industri kelapa sawit Indonesia dapat bertahan dan berkembang di pasar global.

Selain itu, GAPKI juga berusaha mensinergikan pemangku kepentingan industri kelapa sawit nasional. Sinergi ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari petani, perusahaan, hingga pemerintah.

--page

"Kerja sama yang baik antara semua pemangku kepentingan ini sangat penting untuk mencapai tujuan bersama dalam industri kelapa sawit yang berkelanjutan," katanya.

GAPKI juga berperan sebagai mitra strategis Pemerintah Pusat dan Daerah dalam merumuskan kebijakan yang kondusif bagi industri kelapa sawit berkelanjutan. Rawing Rambang menjelaskan bahwa GAPKI aktif dalam berbagai forum dan diskusi kebijakan untuk memastikan bahwa suara industri kelapa sawit didengar dan diperhitungkan dalam pengambilan keputusan. Hal ini penting untuk menciptakan lingkungan kebijakan yang mendukung pertumbuhan dan keberlanjutan industri.

"Selain itu, GAPKI mendorong anggota untuk melaksanakan tata kelola industri kelapa sawit yang baik dan berkelanjutan. Ini mencakup berbagai aspek, mulai dari praktik pertanian yang ramah lingkungan hingga tanggung jawab sosial perusahaan," tuturnya.

Rawing Rambang menekankan bahwa tata kelola yang baik adalah kunci untuk mencapai keberlanjutan jangka panjang dalam industri kelapa sawit.

"Dengan visi dan misi tersebut, GAPKI Kalimantan Tengah terus berupaya menjadi penggerak utama yang mendukung pengelolaan industri kelapa sawit yang profesional, kompetitif, dan ramah lingkungan. GAPKI Kalimantan Tengah berkomitmen untuk terus bekerja keras demi kesejahteraan masyarakat dan keberlanjutan ekonomi lokal. Upaya ini mencakup berbagai program dan inisiatif yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan menjaga kelestarian lingkungan," tutupnya. (TESTI PRISCILLA/Y)