BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Kantor Otoritas Jasa Keuangan atau OJK Provinsi Kalimantan Tengah, Primandanu Febriyan Aziz, yang diwakili oleh Kepala Bagian Pengawasan Perilaku PUJK, Edukasi, Pelindungan Konsumen dan Layanan Manajemen Strategis, Andrianto Suhada, menekankan pentingnya peran guru dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di kalangan siswa.
"Para guru adalah pilar utama dan ujung tombak dalam bidang pendidikan yang dapat membantu siswa memahami konsep keuangan dengan baik," kata Andrianto dalam rilisnya pada Jumat, 24 Januari 2025.
Hal ini disampaikannya terkait acara yang diadakan OJK Provinsi Kalimantan Tengah laksanakan Training of Trainers atau ToT kepada Guru di Kabupaten Kotawaringin Timur baru-baru ini.
Andrianto menyampaikan harapannya agar para guru dapat memahami karakteristik produk dan layanan jasa keuangan.
"Dengan pemahaman yang baik, para guru dapat melindungi diri mereka sendiri dan siswa dari berbagai modus penipuan, kejahatan digital, pinjaman online ilegal, investasi ilegal, dan judi online yang sedang marak saat ini," ujar Andrianto.
Andrianto juga menekankan pentingnya penyebaran informasi yang telah disampaikan dalam kegiatan tersebut.
"Kami berharap informasi yang telah disampaikan pada kegiatan ini dapat disebarluaskan agar efek domino dari kegiatan hari ini dapat terasa kepada masyarakat secara luas," tambahnya.
Selain itu, OJK Kalimantan Tengah berkomitmen untuk terus memberikan edukasi dan pelatihan kepada para guru agar mereka dapat menjadi agen perubahan dalam meningkatkan literasi keuangan di lingkungan sekolah masing-masing.
"Kami akan terus mendukung para guru dengan berbagai program edukasi dan pelatihan yang relevan," kata Andrianto.
Dalam kesempatan tersebut, Andrianto juga mengajak para guru untuk aktif berpartisipasi dalam berbagai kegiatan literasi keuangan yang diselenggarakan oleh OJK.
"Partisipasi aktif dari para guru sangat penting untuk mencapai tujuan literasi keuangan yang lebih luas," ujarnya.
Dengan adanya dukungan dari OJK Kalimantan Tengah, diharapkan para guru dapat menjadi garda terdepan dalam upaya meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di kalangan siswa, sehingga mereka dapat lebih siap menghadapi tantangan keuangan di masa depan.
Acara tersebut dihadiri oleh berbagai pejabat penting, termasuk Bupati Kotawaringin Timur yang diwakili oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum. Kehadiran para pejabat ini menunjukkan dukungan penuh dari pemerintah daerah terhadap upaya peningkatan literasi keuangan di wilayah tersebut.
Selain itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kotawaringin Timur juga turut hadir, menegaskan pentingnya kolaborasi antara lembaga pendidikan dan OJK dalam mencapai tujuan bersama.
Tidak hanya dari pihak pemerintah, acara ini juga dihadiri oleh perwakilan dari sektor keuangan.
Pimpinan Bidang Bisnis PT BPD Kalimantan Tengah Cabang Kotawaringin Timur, Kepala Kantor Perwakilan PT Bursa Efek Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah, dan Kepala Area PT Permodalan Nasional Madani Cabang Palangka Raya turut serta dalam kegiatan ini. Kehadiran mereka menunjukkan komitmen sektor keuangan dalam mendukung peningkatan literasi keuangan di masyarakat. (TESTI PRISCILLA/H)









