BORNEONEWS, Sampit - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, terus berupaya meningkatkan kewaspadaan terhadap bencana dengan mengoptimalkan aplikasi informasi dan laporan.
Kepala Pelaksana BPBD Kotawaringin Timur Multazam K Anwar mengungkapkan aplikasi tersebut dirancang untuk mempermudah akses informasi dan edukasi bagi masyarakat terkait potensi dan pencegahan bencana di daerah.
"Aplikasi ini merupakan bagian dari standar layanan minimal yang wajib kami berikan kepada masyarakat," katanya, Senin, 27 Januari 2025.
Lebih lanjut, Multazame mengungkapkan aplikasi itu dapat diakses melalui alamat https://s.id/bpbdkotim_official, yang menggabungkan kemudahan akses layanan melalui website, media sosial, dan saluran personal langsung.
Multazam menyebutkan, aplikasi tersebut menyediakan informasi penting terkait pencegahan dan potensi bencana, serta platform untuk melaporkan kejadian bencana. Warga dapat mengakses website, Instagram, dan YouTube BPBD Kotawaringin Timur untuk mendapatkan informasi terbaru.
--page
Masyarakat juga dapat menghubungi BPBD melalui alamat email dan nomor WhatsApp yang disediakan. "Setiap laporan yang diterima melalui WhatsApp langsung terhubung ke Tim Reaksi Cepat BPBD yang selalu siaga untuk penanganan cepat," terang Multazam.
Kotawaringin Timur merupakan daerah yang rawan bencana, dengan potensi kebakaran hutan dan lahan di musim kemarau dan banjir di musim hujan. Bencana lain yang perlu diwaspadai meliputi longsor, angin kencang, dan cuaca ekstrem.
Melalui aplikasi tersebut, BPBD Kotawaringin Timur berharap masyarakat dapat lebih aktif dalam pencegahan dan penanganan bencana, sehingga dapat mengurangi dampak bencana dan meningkatkan keselamatan masyarakat.
"Kewaspadaan dan kebersamaan sangat penting dalam upaya pencegahan dan penanganan bencana. Pemerintah tidak dapat bekerja maksimal tanpa dukungan masyarakat," tegasnya. (DEVIANA/Y)









