BORNEONEWS, Palangka Raya – Komisi I DPRD Provinsi Kalimantan Tengah mengunjungi Bapenda Kalteng, guna membahas strategi peningkatan PAD, sistem perpajakan daerah, serta perlindungan bagi petani sawit.
Ketua Komisi I DPRD Kalteng, Muhajirin, menyatakan pentingnya koordinasi antara DPRD dan Bapenda dalam mengoptimalkan pendapatan daerah.
"Bapenda merupakan lumbung PAD, dan kami siap membantu dan memfasilitasi dalam segi sarana dan prasarana demi mengupayakan pencapaian target PAD," ujarnya, baru baru ini.
Adapun kunjungan rapat koordinasi untuk membahas Proyeksi dan Strategi dalam upaya peningkatan PAD dan pemberlakuan Opsen Pajak dan hal lain yang dianggap perlu.
Pertemuan ini selanjutnya akan menentukan upaya peningkatan PAD di Provinsi Kalimantan Tengah ke depannya. Beberapa hal yang turut dibahas dalam pertemuan kali ini adalah tentang kenaikan tarif pajak kendaraan pada tahun 2025.
Kemudian ketransparanan dalam sistem Tilang Elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) dan SOP yang harus diketahui oleh masyarakat, serta tentang inisiatif dewan untuk membuat Perda perlindungan untuk petani sawit, juga dalam bidang pertanian dan budidaya kelautan. (HERMAWAN DP/H)









