SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Kepedulian terhadap sesama ditunjukkan Polres Kotawaringin Timur (Kotim) dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) setempat dengan menggelar bakti sosial bagi warga Sampit yang menjadi korban kebakaran di dua lokasi berbeda. 

Kapolres Kotim, AKBP Resky Maulana Zulkarnain, mengungkapkan bahwa bakti sosial ini bertujuan untuk meringankan beban para korban dan membantu mereka mengatasi trauma pasca-kebakaran.

"Semoga bantuan yang diberikan bermanfaat dan dapat memberikan semangat bagi mereka untuk tetap tabah menghadapi cobaan ini,” ujarnya, Senin, 17 Februari 2025.  

Ia mengungkapkan dengan adanya kepedulian tersebut dinilai mampu meringankan beban dan memberikan semangat kepada para korban untuk memulai hidup baru. 

"Pada kesempatan itu juga saya mengimbau kepada masyarakat Kotim untuk selalu waspada terhadap potensi kebakaran, terutama dengan memastikan kompor dan peralatan elektronik dimatikan saat meninggalkan rumah, " imbuhnya. 

Kegiatan ini merupakan bagian dari peringatan Hari Pers Nasional dan HUT PWI ke-79, sekaligus wujud nyata sinergi Polri dan PWI dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. 

Bantuan tersebut diserahkan kepada warga korban kebaikan di Gang Delima Kuning, Jalan Muchran Ali Kecamatan Baamang dan warga di kamar 20 atau Kelurahan Sawahan Kecamatan Mentawa Baru Ketapang. 

Ketua PWI Kotim, Fauziah, menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan kolaborasi langsung antara Polres Kotim dan PWI Kotim, dengan tim yang terjun langsung ke lokasi kebakaran untuk memberikan bantuan.

“Kami melihat langsung kondisi para korban dan memberikan bantuan yang diharapkan dapat bermanfaat dan memberikan semangat kepada mereka,” tambahnya.

Ia berharap sinergi antara PWI dan Polres Kotim akan semakin baik ke depannya, dan kegiatan berbagi seperti ini dapat berlanjut, terutama menjelang bulan Ramadan. (DEVIANA/H)