BORNEONEWS, Palangka Raya - Dalam rangka meningkatkan indeks literasi dan inklusi keuangan di Provinsi Kalimantan Tengah, Otoritas Jasa Keuangan atau OJK Kalimantan Tengah bekerja sama dengan PT Permodalan Nasional Madani menggelar kegiatan edukasi keuangan Gerakan Nasional Cerdas Keuangan atau GENCARKAN. Acara ini berlangsung di Kelurahan Bereng Bengkel, Kota Palangka Raya, dan menyasar khususnya para pelajar.
"Program ini merupakan bagian dari komitmen OJK untuk memperluas pemahaman masyarakat mengenai produk dan layanan jasa keuangan," kata Kepala OJK Provinsi Kalteng, Primandanu Febriyan Aziz dalam rilisnya pada Sabtu, 22 Februari 2025.
Selain itu, katanya, OJK juga menekankan pentingnya pengelolaan keuangan sejak dini serta kewaspadaan terhadap pinjaman online ilegal, penipuan investasi, dan judi online.
Lurah Desa Bereng Bengkel, Ahmad Riady, menyampaikan apresiasi besar kepada para pemangku kepentingan yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini.
"Edukasi keuangan sangat bermanfaat bagi pelajar dan masyarakat, terutama di Desa Bereng Bengkel," kata Riady dalam rilis yang sama.
Ahmad Riady menekankan pentingnya literasi keuangan sejak dini bagi pelajar.
"Pemahaman yang baik mengenai keuangan dapat membantu generasi muda dalam mengelola keuangan dengan bijak di masa depan, serta menghindari jebakan pinjaman online ilegal dan penipuan investasi," katanya.
Kegiatan edukasi ini diisi dengan berbagai materi menarik dan interaktif yang melibatkan para pelajar secara aktif. Para peserta diajak untuk memahami lebih dalam mengenai produk dan layanan keuangan serta cara mengelola keuangan dengan baik.
Dengan adanya kegiatan edukasi seperti GENCARKAN, diharapkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat Kalimantan Tengah, khususnya di Kelurahan Bereng Bengkel, dapat meningkat secara signifikan. Selain itu, masyarakat juga diharapkan lebih waspada terhadap berbagai bentuk penipuan dan praktek ilegal lainnya. (TESTI PRISCILLA/H)









