SAMPIT –

BORNEONEWS,Sampit – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mengajak seluruh satuan pendidikan di wilayahnya untuk memanfaatkan momentum Ramadan tidak hanya untuk mengejar capaian akademik, tetapi juga untuk meningkatkan nilai-nilai keagamaan dan pembentukan karakter siswa.

Kepala Disdik Kotim, Muhammad Irfansya menekankan bahwa bulan Ramadan merupakan waktu yang tepat bagi peserta didik untuk belajar mengendalikan diri, meningkatkan kepedulian sosial, dan memperkuat akhlak mulia.  

"Ramadan bukan sekadar menahan lapar dan haus, tetapi juga momen yang sangat berharga untuk memperdalam pemahaman agama dan membangun karakter positif anak-anak kita," katanya, Senin, 03 Maret 2025.

Pihaknya mendorong sekolah-sekolah untuk mengisi kegiatan belajar mengajar selama Ramadan dengan aktivitas yang mendukung pemahaman makna ibadah puasa.  Kegiatan seperti pesantren kilat, tadarus Al-Qur'an, dan kegiatan sosial lainnya sangat dianjurkan.

"Meskipun pembelajaran akademik tetap berjalan, kami menekankan pentingnya keseimbangan.  Jangan sampai Ramadan berlalu tanpa peningkatan spiritual dan moral bagi peserta didik," ucapnya. 

Lebih lanjut, Irfansyah menyatakan bahwa pendidikan karakter merupakan pilar penting dalam proses belajar mengajar.  Bulan Ramadan, menurutnya, merupakan waktu yang ideal untuk menanamkan nilai-nilai seperti kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, dan empati.

"Semoga Ramadan tahun ini membawa keberkahan dan menjadi kesempatan bagi sekolah untuk mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berakhlak mulia," tutup Irfansyah. (DEVIANA/H)