BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kalimantan Tengah (Kalteng), Yuliansah Andrias, menegaskan komitmen pihaknya pada tahun 2025 untuk meningkatkan kehalalan produk di wilayah tersebut.
Selain itu, BI Kalteng juga mendukung program-program yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran pelaku usaha mengenai pentingnya sertifikasi halal, terutama bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta Industri Kecil Menengah (IKM).
"Diharapkan produk-produk yang beredar di Kalimantan Tengah dapat memenuhi standar kehalalan yang ditetapkan, memberikan rasa aman dan nyaman bagi konsumen," katanya, Kamis, 13 Maret 2025.
Bersama dengan MUI dan lembaga terkait, BI mendorong percepatan sertifikasi halal dan penguatan ekosistem keuangan syariah. Yang bertujuan untuk memberikan rasa aman bagi konsumen, dan meningkatkan daya saing produk Kalteng di pasar global.
"Kami akan membantu mempermudah proses sertifikasi halal bagi pelaku usaha, terutama UMKM. Serta mendorong pemerintah agar memberikan subsidi atau insentif bagi UMKM untuk mendapatkan sertifikasi halal," bebernya.
Serta mengadakan seminar, pelatihan, dan kampanye halal di berbagai sektor. Dan mengedukasi konsumen agar lebih selektif dalam memilih produk halal. (MARINI/H)









