BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Sebanyak 1.721 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) resmi diangkat dalam jabatan setelah pengambilan sumpah janji jabatan serta penyerahan keputusan Bupati Kobar di Aula Antakusuma, Senin, 24 Maret 2025.
Bupati Kobar, Nurhidayah, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pengangkatan ini merupakan momen penting yang telah lama dinantikan oleh para Aparatur Sipil Negara (ASN).
"Hari ini adalah momen yang ditunggu dan sangat penting bagi perjalanan karir ASN. Pengangkatan ini bukan hanya sekadar perubahan status dari tenaga non-ASN menjadi ASN, tetapi juga awal dari perjalanan yang penuh tantangan, dedikasi, dan integritas," jelas Nurhidayah.
Nurhidayah menegaskan bahwa dengan status sebagai ASN, para pegawai memiliki konsekuensi dan tanggung jawab besar dalam menjalankan tugasnya
"Karena itu, saya minta pada seluruh PPPK yang baru dilantik untuk terus meningkatkan kompetensi dan kualitas diri. Saya berharap saudara-saudara dapat memberikan kinerja terbaik demi kemajuan daerah ini," jelas Nurhidayah.
Nurhidayah juga berpesan agar para ASN selalu menjaga disiplin serta harkat dan martabat sebagai abdi negara.
"Tingkatkan kedisiplinan, jaga akhlak sebagai ASN, karena keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya bergantung pada pemimpin, tetapi juga pada dedikasi dan kerja keras para ASN," tegasnya.
Ditempat yang sama, Kepala BKPSDM Kobar, Aida Lailawati, menjelaskan bahwa pengangkatan PPPK ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menata tenaga non-ASN agar dapat mendukung pelaksanaan tugas pemerintahan dan pelayanan masyarakat.
"Untuk meningkatkan kapasitas organisasi, diperlukan SDM yang profesional dan berkualitas, sehingga pengisian kebutuhan ASN dari PPPK menjadi langkah strategis dalam mewujudkan hal tersebut," jelas Aida Lailawati.
Aida Lailawati merinci bahwa pada tahun anggaran 2024, Pemkab Kobar memperoleh alokasi 1.721 formasi PPPK dari Kementerian PAN-RB.
"Terdiri dari 100 formasi guru, 207 formasi tenaga kesehatan, dan 1.014 formasi tenaga teknis. Dengan pengangkatan ini, diharapkan pelayanan publik di Kobar semakin meningkat dan lebih profesional," pungkasnya. (WAHYU KRIDA/H)









