BORNEONEWS, Sampit - Ratusan personel Polres Kotawaringin Timur (Kotim) diturunkan untuk mengamankan aksi mahasiswa di depan Kantor DPRD Kotim, Jalan Jendral Sudirman, Sampit, Rabu, 26 Maret 2025.
Saat dikonfirmasi, Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain melalui Kabagops Polres Kotim Kompol Marsono mengatakan, jumlah personel yang diterjukan untuk mengamankan aksi ini berjumlah 116 personel.
"Ada 116 personel, semuanya dari Polres Kotim," kata Kompol Marsono, Rabu, 26 Maret 2025.
Personel yang diturunkan kali ini merupakan gabungan dari Satlantas Polres Kotim dan Shabara Polres Kotim.
"Kita harapkan aksi mahasiswa hari ini dapat berjalan aman, dan mahasiswa dapat menyampaikan aspirasinya dengan tertib," ujar Marsono.
Di ketahui, puluhan mahasiswa yang di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) melakukan aksi di depan Kantor DPRD Kotim untuk menuntut mencabut Undang-Undang TNI.
--page
"Kami bekumpul di sini, untuk menyampaikan aspirasi kami di depan wakil rakyat yang telah kami pilih, kami harapakan mereka mendengarkan suara kami," ucap Dani koordinator aksi. (BUDDI RAHMAT H/Y)









