BORNEONEWS, Tamiang Layang – Wakil Bupati Barito Timur, Adi Mula Nakalelu, secara resmi membuka kegiatan Pasar Murah di Halaman Kantor Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (DisdagkopUKM) Barito Timur, Kelurahan Tamiang Layang, Jumat, 28 Maret 2025.
Kegiatan ini merupakan bagian dari Pasar Murah Provinsi Kalimantan Tengah, yang digelar serentak di 14 kabupaten/kota. Melalui fasilitas telewicara, Wakil Bupati bersama sejumlah pejabat daerah dan unsur Forkopimda mendengarkan arahan langsung dari Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran.
Berbeda dengan mekanisme pasar murah pada umumnya, program ini tidak mengharuskan warga penerima manfaat untuk menebus paket sembako yang disediakan. Seluruh biaya telah disubsidi penuh oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, sehingga masyarakat yang terdata oleh pemerintah desa dan kelurahan bisa memperoleh bantuan secara gratis. Setiap paket berisi 5 kilogram beras, 2 liter minyak goreng, dan 1 kilogram gula pasir.
Wakil Bupati Adi Mula Nakalelu menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah dalam meringankan beban masyarakat, terutama menjelang Hari Raya Idulfitri.
"Kami menyadari bahwa menjelang hari besar keagamaan, harga bahan pokok cenderung mengalami kenaikan. Oleh karena itu, melalui program Pasar Murah dari Pemerintah Provinsi, kami berharap masyarakat Barito Timur dapat terbantu," ujarnya.
--page
Untuk Kabupaten Barito Timur, Pemprov Kalteng mengalokasikan 1.346 paket sembako, yang disalurkan ke 10 titik di empat kecamatan. Wabup berharap jumlah tersebut dapat ditingkatkan dalam program serupa di masa mendatang.
"Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Barito Timur menyampaikan terima kasih kepada Bapak Gubernur Kalimantan Tengah atas terselenggaranya program ini. Semoga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat," tambahnya.
Sementara itu, Kepala DisdagkopUKM Barito Timur, Berson, mengungkapkan bahwa selain Pasar Murah ini, Pemkab Barito Timur juga telah bekerja sama dengan Perum Bulog Cabang Buntok dalam menyelenggarakan Gerakan Pangan Murah di beberapa titik. Program tersebut telah berlangsung pada 13 dan 20 Maret 2025 di Halaman Kantor Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, serta pada 24 Maret 2025 di Kecamatan Paju Epat dan 25 Maret 2025 di Kecamatan Raren Batuah.
"Dalam Gerakan Pangan Murah, kami menyediakan berbagai kebutuhan pokok seperti beras dan gula pasir. Pada jadwal tertentu, kami juga menghadirkan bawang putih, bawang merah, dan minyak goreng," jelasnya.
Program Pasar Murah dan Gerakan Pangan Murah ini diharapkan dapat menekan lonjakan harga kebutuhan pokok serta memastikan ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat Barito Timur, terutama menjelang perayaan Idulfitri 1446 Hijriah. (AGUSTINUS BOLE MALO/Y)









