BORNEONEWS, Palangka Raya - Menjelang libur Lebaran, banyak masyarakat yang memilih untuk mudik ke kampung halaman. Meninggalkan rumah dalam waktu yang cukup lama tentu menimbulkan kekhawatiran akan keamanan rumah, baik dari potensi kebakaran maupun tindak kriminalitas.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Palangka Raya, Gloriana Aden, memberikan beberapa tips penting untuk menjaga keamanan rumah selama ditinggal mudik.
Langkah pertama yang krusial adalah mematikan seluruh alat listrik dan elektronik yang tidak terpakai. Jika masa mudik cukup panjang, Gloriana menyarankan untuk mematikan lemari pendingin dan mengosongkannya terlebih dahulu.
"Hal ini untuk mencegah kerusakan pada lemari pendingin dan menghindari potensi bahaya kebakaran" katanya, Sabtu, 29 Maret 2025.
Selain itu, pastikan juga untuk mengosongkan penampungan air dan mematikan aliran listrik pompa air.
Selanjutnya, untuk mencegah potensi kebakaran akibat korsleting, cabut semua colokan dari stop kontak. Rapikan kabel-kabel yang berantakan untuk menghindari risiko tersandung atau tertimpa. Matikan lampu ruangan yang tidak diperlukan guna menghemat energi dan mengurangi potensi bahaya. Jangan lupa untuk mencabut regulator pada tabung gas guna mencegah kebocoran yang dapat memicu kebakaran.
Selain mencegah kebakaran, keamanan dari tindak kriminalitas juga perlu diperhatikan. Simpan barang-barang berharga di tempat yang aman dan tidak mudah terlihat dari luar rumah.
Selain itu, berikan informasi kepada tetangga terdekat mengenai kepergian Anda dan nomor kontak yang bisa dihubungi jika terjadi sesuatu. Hal ini akan mempermudah koordinasi jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
Menjaga komunikasi dengan tetangga juga dapat menciptakan rasa aman dan saling menjaga lingkungan sekitar.
"Dengan mengikuti tips-tips keamanan ini, diharapkan masyarakat dapat mudik dengan tenang dan nyaman tanpa perlu khawatir akan keselamatan rumah mereka," pungkasnya. (PATHUR/H)









