PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Bank Indonesia (BI) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap modus penipuan yang mengatasnamakan lembaga tersebut. 

Kepala Perwakilan BI Kalteng Yuliansah Andrias menegaskan, BI tidak pernah menawarkan pinjaman dana atau kredit dalam bentuk apapun kepada masyarakat.

"BI mengingatkan masyarakat untuk tidak tertipu dengan tawaran pinjaman dana atau kredit yang mengatasnamakan Bank Indonesia. Ini adalah modus penipuan yang marak terjadi, dan masyarakat harus lebih waspada," kata Yuliansah, Rabu, 9 April 2025.

Menurutnya, berbagai laporan telah diterima terkait oknum tidak bertanggung jawab yang menggunakan nama BI untuk meyakinkan calon korban, baik melalui pesan singkat, media sosial, maupun surat elektronik.

Yuliansah meminta masyarakat agar tidak mudah tergiur dengan iming-iming pinjaman cepat atau bantuan dana, terutama jika disertai permintaan untuk mentransfer sejumlah uang sebagai syarat pencairan.

"Jika ada pihak yang mengaku dari BI lalu menawarkan pinjaman atau meminta transfer dana sebagai syarat administrasi, maka itu sudah pasti penipuan. BI tidak memiliki layanan tersebut," tegasnya.

Ia juga mengimbau agar masyarakat segera melaporkan kasus serupa kepada pihak berwenang jika menemui atau menjadi korban dari modus tersebut.

"Jangan ragu untuk melapor. Kesadaran dan kehati-hatian masyarakat sangat penting untuk memutus rantai penipuan ini," pungkasnya. (MARINI/j)