BORNEONEWS, Palangka Raya – Program Pasar Murah bukan satu-satunya prioritas Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah yang dijalankan oleh Dinas Perdagangan dan Perindustrian.
Plt Kepala Disdagperin Rangga Lesmana menyebutkan bahwa saat ini pelatihan gratis bagi 10 Industri Kecil dan Menengah (IKM) juga tengah berlangsung sebagai bagian dari program pencetakan 250 miliarder baru di Kalteng.
“Program ini akan tetap berkelanjutan guna memenuhi keperluan bahan pokok masyarakat dengan harga terjangkau serta pengendalian inflasi di Kalteng,” ujar Rangga di Palangka Raya, Kamis, 17 April 2025.
Rangga Lesmana menambahkan, target program pasar murah tahun ini mencakup 140.000 paket sembako ke 1.432 desa di Kalteng.
Langkah ini ditujukan untuk menjangkau masyarakat miskin yang sebagian besar tinggal di pedesaan.
--page
Data tahun 2024 menunjukkan tingkat kemiskinan Kalteng sebesar 5,26%, lebih rendah dibanding rata-rata nasional. (HERMAWAN DP/Y)









