BORNEONEWS, Palangka Raya - PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Tengah atau T BPD Kalteng bersama Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah atau TPAKD Kabupaten Gunung Mas telah menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung sektor pertanian sebagai salah satu prioritas ekonomi daerah.
Langkah strategis ini ditandai dengan penyaluran Kredit/Pembiayaan Sektor Prioritas atau K/PSP untuk sektor pertanian kepada koperasi kelompok tani setempat.
"Penyaluran K/PSP ini melibatkan dana dengan total plafon sebesar Rp1.496.250.000,- (satu miliar empat ratus sembilan puluh enam juta dua ratus lima puluh ribu rupiah)," kata Kepala Otoritas Jasa Keuangan atau OJK Kalimantan Tengah, Primandanu Febriyan Aziz pada Sabtu, 19 April 2025.
Primandanu mengapresiasi sinergi tersebut sebagai langkah penting dalam meningkatkan akses keuangan bagi masyarakat pedesaan, khususnya para petani.
Menurut Primandanu, kebijakan ini sejalan dengan program strategis TPAKD yang bertujuan mendorong optimalisasi sumber daya lokal melalui pembiayaan yang mudah dijangkau.
"Ini merupakan bukti nyata bagaimana kemitraan yang kuat antara institusi keuangan dan pemerintah daerah mampu menghasilkan solusi keuangan yang memberdayakan masyarakat," ujarnya.
Primandanu juga menekankan bahwa koperasi kelompok tani yang menerima K/PSP tersebut diharapkan menjadi motor penggerak perekonomian lokal. Dengan dukungan finansial ini, kelompok tani di Kabupaten Gunung Mas dapat meningkatkan produktivitas mereka, sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.
Sinergi antara PT BPD Kalteng dan TPAKD Kabupaten Gunung Mas merupakan bagian dari upaya lebih luas untuk mendukung visi Kalimantan Tengah sebagai daerah dengan potensi agribisnis yang kuat. Penyaluran K/PSP ini diharapkan dapat menjadi model bagi daerah lainnya dalam memperkuat perekonomian lokal melalui sektor pertanian.
Ke depan, OJK Kalimantan Tengah, PT BPD Kalteng, dan TPAKD akan terus berkolaborasi untuk menjawab kebutuhan masyarakat, tidak hanya melalui pembiayaan, tetapi juga peningkatan literasi keuangan. Dengan langkah tersebut, sektor pertanian di Kalimantan Tengah diharapkan dapat tumbuh lebih maju dan berdaya saing tinggi. (TESTI PRISCILLA/H)









