BORNEONEWS, Kuala Pembuang – Dinas Kesehatan Kabupaten Seruyan kembali menggelar kegiatan Audit Maternal Perinatal Surveilans Respons (AMP-SR) sebagai langkah strategis dalam menekan angka kematian ibu dan bayi di wilayah tersebut.
Pertemuan dipimpin Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Seruyan, dr. Bahrun Abbas, serta melibatkan berbagai pemangku kepentingan di bidang kesehatan ibu dan anak.
Bahrun Abbas menjelaskan bahwa pelaksanaan AMP-SR merupakan bagian penting dari upaya peningkatan kualitas layanan kesehatan, terutama pada ibu hamil dan bayi baru lahir.
“Audit Maternal Perinatal Surveilans Respons ini sangat penting dilakukan. Tujuannya adalah untuk mengetahui secara pasti penyebab kematian ibu dan bayi di Kabupaten Seruyan,” ujar dr. Bahrun Abbas, Rabu, 23 April 2025.
AMP-SR sendiri merupakan proses audit medis dan investigasi yang bertujuan untuk mengevaluasi kasus kematian ibu dan bayi secara menyeluruh.
Hasil dari proses ini nantinya akan digunakan sebagai dasar dalam menyusun kebijakan serta intervensi yang lebih tepat sasaran.
Dinas Kesehatan Seruyan menegaskan bahwa kegiatan ini akan terus dilakukan secara berkala demi mendorong penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) di Bumi Gawi Hatantiring. (FAHRUL/j)









