BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kotawaringin Barat (Kobar) gelar kegiatan sosialisasi Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) pada siswa TK dan SD, Kamis, 24 April 2025.
Kegiatan ini menyasar siswa Taman Kanak-Kanak (TK) dan Sekolah Dasar (SD) yang tersebar di dua lokasi, yakni Aula Desa Sungai Bakau Kecamatan Kumai dan Desa Rangda Kecamatan Arut Selatan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DPKP Kobar melalui Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan, Geger Suharmono menjelaskan bahwa program Gemarikan menjadi salah satu upaya strategis pemerintah dalam meningkatkan konsumsi ikan di kalangan masyarakat, terutama anak-anak.
“Kami ingin menanamkan kebiasaan makan ikan sejak dini. Harapannya, para orang tua juga terdorong untuk menjadikan ikan sebagai sumber protein utama bagi anak-anak mereka,” jelas Geger Suharmono.
Geger Suharmono menjelaskan berbagai olahan ikan yang diperkenalkan kepada anak-anak agar lebih menarik dan mudah dikonsumsi.
“Ada amplang ikan, stik ikan, pentol ikan, empek-empek, hingga nugget ikan. Semua ini merupakan bentuk inovasi olahan hasil perikanan agar lebih disukai anak-anak,” jelas Geger Suharmono.
Pengenalan konsumsi ikan sejak usia dini sangat penting sebagai bekal membentuk generasi yang sehat, cerdas, dan memiliki daya saing di masa depan.
“Ini bukan sekadar kampanye, tapi bagian dari upaya pembangunan sumber daya manusia yang berkelanjutan,” jelas Geger Suharmono.
Dalam kegiatan ini, anak-anak juga diberikan bingkisan berupa aneka makanan olahan berbahan dasar ikan.
"Langkah ini dinilai efektif untuk meningkatkan ketertarikan mereka terhadap makanan bergizi berbasis ikan lokal," jelas Geger Suharmono. (WAHYU KRIDA/H)









