BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Otoritas Jasa Keuangan atau OJK Provinsi Kalimantan Tengah, Primandanu Febriyan Aziz, mengungkapkan bahwa kinerja Bank Umum di Provinsi Kalimantan Tengah menunjukkan pertumbuhan yang signifikan pada Januari 2025.
"Dana Pihak Ketiga atau DPK yang berhasil dihimpun tumbuh 10,79 persen year-on-year atau yoy, atau sebesar Rp4,60 triliun, meningkat dari Rp42,62 triliun menjadi Rp47,22 triliun," kata Primandanu pada Selasa, 29 April 2025.
Primandanu menyebutkan bahwa pertumbuhan DPK ini merupakan indikator positif bagi stabilitas dan peningkatan aktivitas ekonomi di Kalimantan Tengah. Hal tersebut mencerminkan adanya kepercayaan masyarakat terhadap sektor perbankan, terutama di wilayah provinsi ini, di tengah tantangan ekonomi global.
"Pertumbuhan ini menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap sistem keuangan kita tetap tinggi," ujarnya.
Selain itu, Primandanu juga menyoroti peran Bank Umum dalam mendukung sektor-sektor produktif di daerah. Menurutnya, lonjakan DPK memberikan peluang lebih besar bagi perbankan untuk menyalurkan pembiayaan kepada usaha kecil dan menengah serta sektor strategis lainnya. Upaya ini diharapkan dapat terus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal yang berkelanjutan.
Perbandingan dengan kinerja bulan Januari tahun sebelumnya menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Hal ini menandakan bahwa kebijakan yang diambil oleh perbankan untuk memperkuat basis keuangan telah membuahkan hasil. Primandanu menekankan pentingnya menjaga momentum ini untuk menghadapi tantangan di masa depan.
"OJK Kalimantan Tengah tetap berkomitmen untuk memastikan bahwa sektor perbankan mampu beradaptasi dengan baik di tengah perubahan kondisi ekonomi," tuturnya.
Primandanu juga mengimbau masyarakat untuk terus memanfaatkan layanan perbankan secara bijak dan mendukung berbagai program yang diinisiasi oleh perbankan.
Secara keseluruhan, pencapaian ini menunjukkan bahwa sektor perbankan di Kalimantan Tengah terus bergerak ke arah yang positif. OJK berharap tren pertumbuhan ini dapat terus berlanjut guna memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat dan perekonomian daerah. (TESTI PRISCILLA/H)









