BORNEONEWS, Tamiang Layang – Bupati Barito Timur, M Yamin, bersama Wakil Bupati Adi Mula Nakalelu, menghadiri Perayaan Dharma Santi Nyepi Tahun Baru Saka 1947 yang digelar di GPU Mantawara Tamiang Layang, Kamis, 8 Mei 2025.
Kehadiran pimpinan daerah ini menjadi simbol komitmen pemerintah dalam mendukung kehidupan beragama yang rukun, damai, dan saling menghargai di tengah masyarakat Barito Timur.
Dalam sambutannya, Bupati M Yamin menegaskan pentingnya toleransi dan keberagaman sebagai fondasi membangun masyarakat yang adil, sejahtera dan bermartabat.
Ia juga menekankan bahwa UUD 1945 menjamin kebebasan setiap warga negara untuk menjalankan ibadah sesuai keyakinannya, dan pemerintah memiliki tanggung jawab untuk melindungi hak tersebut.
“Kehadiran kami hari ini adalah bentuk komitmen pemerintah untuk senantiasa hadir bersama umat beragama, melindungi dan mendukung kebebasan beragama dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujar Yamin.
--page
Kepala Daerah menyampaikan bahwa Pemkab Barito Timur telah memberikan perhatian terhadap pembangunan rumah ibadah, bantuan operasional keagamaan, serta mendukung berbagai festival dan kegiatan keagamaan sebagai bagian dari upaya membina kerukunan antarumat.
Dalam kesempatan itu, Bupati juga mengucapkan selamat merayakan Hari Raya Nyepi dan Dharma Santi kepada umat Hindu di Barito Timur.
“Semoga momentum ini memperkuat kedamaian lahir dan batin serta mempererat kebersamaan dalam membangun Barito Timur yang lebih sejahtera dan harmonis,” katanya.
Dharma Santi merupakan rangkaian akhir dari Hari Raya Nyepi yang dilaksanakan umat Hindu setiap tahun sebagai ajang silaturahmi, mempererat persaudaraan, dan memperdalam pemahaman terhadap ajaran agama.
Acara ditutup dengan penyerahan bingkisan kepada anak yatim piatu serta pengundian doorprize yang diserahkan oleh Bupati, Wakil Bupati, Pj Sekda, Forkopimda, kepala perangkat daerah dan tamu undangan. (AGUSTINUS BOLE MALO/Y)









