BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Kepala Dinas Kesehatan Seruyan, dr Bahrun Abbas menyampaikan dukungan atas terselenggaranya Gebyar Posyandu Presisi Polda Kalteng, khususnya di jajaran Polres Seruyan.
“Kami sangat mendukung kegiatan ini, karena permasalahan stunting, kematian ibu melahirkan dan kematian bayi masih ada dan terjadi di Kabupaten Seruyan,“ kata Abbas, saat menghadiri Gebyar Posyandu Presisi di Posyandu Kemala Polsek Seruyan Hilir, Kamis, 22 Mei 2025.
Menurutnya, posyandu menjadi salah satu program yang bisa untuk mencegah meningkatnya angka stunting dan mencegah angka kematian ibu dan bayi.
“Kita berharap seluruh Posyandu di Kabupaten Seruyan, bisa lebih aktif lagi dalam rangka untuk mendeteksi lebih awal terkait berbagai kelainan yang dialami ibu hamil dan bayi serta balita, sehingga bisa di antisipasi sejak dini, “ ujarnya
Sebagaimana tekad bersama, angka stunting turun, angka kematian ibu melahirkan turun dan angka kematian bayi bisa turun di Kabupaten Seruyan.
Tidak kalah penting, untuk selalu memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya datang ke Posyandu, sebab ada anggapan datang ke Posyandu hanya untuk imunisasi. Ketika imunisasi sudah selesai, masyarakat sudah enggan membawa bayi dan balitanya ke Posyandu.
“Ini yang terus kami usahakan melakukan berbagai sosialisasi dan edukasi agar masyarakat mau datang ke posyandu untuk memantau tumbuh kembang anaknya. “ ungkapnya.
Kemudian dengan program integrasi layanan primer, ketika mereka tidak datang ke posyandu, maka tugas para kader dan petugas kesehatan untuk mendatangi ke rumah.
“Jadi petugas dan kader yang akan datang menanyakan kenapa tidak datang ke Posyandu dan akan di pantau pertumbuhan dan perkembangannya, karena masa emas anak ada pada usia awal kehidupan, “ tukasnya. (FAHRUL/H)









