PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Otoritas Jasa Keuangan atau OJK Provinsi Kalimantan Tengah mencatat pertumbuhan positif pada sektor perbankan di wilayah tersebut. Hingga April 2025, kredit atau pembiayaan di Kalteng mengalami peningkatan sebesar 9,95 persen secara year-on-year (yoy), dengan nilai mencapai Rp50,87 triliun.

Angka ini meningkat Rp4,60 triliun dari posisi sebelumnya, yakni Rp46,26 triliun pada April 2024.

Hal ini disampaikan Kepala OJK Kalteng, Primandanu Febriyan Aziz dalam kegiatan Media Update Triwulan II 2025 yang bertajuk "Berbagi Berita tentang Perkembangan Industri Jasa Keuangan" atau Batang Garing. Acara ini digelar pada Jumat, 13 Juni 2025 di Kota Palangka Raya dengan melibatkan wartawan dari berbagai media yang bertugas di wilayah tersebut.

Primandanu mengungkapkan bahwa meskipun terjadi peningkatan kredit yang signifikan, tingkat kredit bermasalah atau Non-Performing Loan atau NPL masih berada dalam batas aman.

“Saat ini, NPL perbankan di Kalimantan Tengah tercatat sebesar 1,96 persen, jauh di bawah ambang batas 5 persen yang dianggap sebagai indikator stabilitas sistem keuangan,” ujar Primandanu.

Menurut Primandanu, pencapaian ini mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap sektor perbankan, serta peran aktif perbankan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di Kalteng.

“Pertumbuhan kredit yang sehat menunjukkan optimisme dunia usaha dan masyarakat dalam menjalankan kegiatan ekonomi mereka,” lanjutnya.

Di sisi lain, OJK Kalteng juga terus mengawasi perkembangan sektor keuangan untuk memastikan bahwa pertumbuhan yang terjadi tetap berkelanjutan dan tidak menimbulkan risiko bagi sistem perbankan. OJK akan terus berkoordinasi dengan pemangku kepentingan guna menjaga stabilitas dan mendorong inklusi keuangan di daerah.

Dengan tren pertumbuhan ini, OJK Kalteng optimis sektor perbankan dapat berkontribusi lebih besar dalam mendukung program pembangunan ekonomi daerah.

“Kami akan terus memastikan bahwa perbankan berperan sebagai katalisator bagi perkembangan ekonomi, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat,” tutur Primandanu. (TESTI PRISCILLA/H)