BORNEONEWS, Palangka Raya - Sektor Industri Keuangan Non-Bank atau IKNB di Kalimantan Tengah menunjukkan dinamika yang menarik sepanjang awal tahun 2025. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan atau OJK Kalimantan Tengah per Maret 2025, terjadi penurunan outstanding piutang pembiayaan sebesar 3,82 persen menjadi Rp8,23 miliar, dibandingkan Rp8,54 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Kepala OJK Kalimantan Tengah, Primandanu Febriyan Aziz, menjelaskan bahwa penurunan ini mencerminkan adanya penyesuaian strategi pelaku industri pembiayaan terhadap kondisi pasar dan profil risiko konsumen.
“Industri pembiayaan menunjukkan kecermatan dalam menyalurkan dan mengelola portofolio pembiayaannya, meskipun ada tekanan dari sisi permintaan,” ujarnya pada Kamis, 19 Juni 2025.
Namun, di sisi lain, tingkat kredit bermasalah atau Non-Performing Financing atau NPF mengalami peningkatan. Per Maret 2025, NPF tercatat sebesar 2,76 persen, naik dibandingkan posisi Maret 2024 yang berada di angka 2,41 persen. Kondisi ini menunjukkan adanya tantangan dalam menjaga kualitas pembiayaan di tengah fluktuasi ekonomi lokal.
Primandanu menambahkan, pihaknya terus melakukan pengawasan intensif dan mendorong pelaku IKNB untuk memperkuat manajemen risiko.
“Kami dorong penerapan prinsip kehati-hatian serta penguatan strategi penagihan guna menjaga kualitas aset dan kepercayaan masyarakat,” katanya.
--page
Selain itu, OJK Kalteng juga aktif dalam melakukan edukasi keuangan kepada masyarakat untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan. Menurutnya, pemahaman masyarakat terhadap produk pembiayaan yang sehat turut berperan penting dalam menekan risiko kredit bermasalah.
Ke depan, OJK akan terus memfasilitasi sinergi antara lembaga pembiayaan, regulator, dan konsumen untuk menjaga keberlanjutan pertumbuhan sektor IKNB di Kalimantan Tengah.
“Kami optimistis bahwa dengan kolaborasi dan perbaikan terus-menerus, sektor ini akan tetap resilient dan berkontribusi signifikan terhadap perekonomian daerah,” pungkas Primandanu. (TESTI PRISCILLA/Y)









