BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Kalimantan Tengah, Sigit K Yunianto, menyerahkan data kebutuhan listrik dari masyarakat Kalteng kepada Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan atau Gatrik Kementerian ESDM dan jajaran direksi PLN.
Langkah ini dilakukan untuk mendukung program 'Desa Terang' yang menjadi salah satu prioritas Presiden Prabowo Subianto.
Data yang diserahkan mencakup permintaan pembangunan infrastruktur listrik perdesaan untuk rumah tangga serta evaluasi terhadap sejumlah Pembangkit Listrik Tenaga Surya atau PLTS yang mengalami kerusakan.
"Kami menerima banyak aspirasi dari masyarakat desa yang belum menikmati listrik secara layak. Ini soal keadilan energi," ujar Sigit dalam keterangannya pada Selasa, 1 Juli 2025.
Politisi PDI Perjuangan ini menyoroti beberapa titik PLTS di Kalimantan Tengah yang mati total dan tidak lagi berfungsi. Ia meminta agar pemerintah segera melakukan evaluasi teknis dan mengalokasikan anggaran pemeliharaan.
"Jangan sampai infrastruktur yang sudah dibangun terbengkalai karena tidak ada perawatan," tegasnya.
Selain itu, Sigit juga mendorong percepatan program listrik perdesaan untuk rumah tangga. Menurutnya, masih banyak wilayah di Kalteng yang belum teraliri listrik secara merata. Ia berharap PLN dan Kementerian ESDM menjadikan hal ini sebagai prioritas dalam rencana kerja ke depan.
Penyerahan data ini disambut baik oleh Dirjen Gatrik dan jajaran direksi PLN. Sigit mengapresiasi keterbukaan mereka dalam menerima masukan dan komitmen untuk menindaklanjuti aspirasi masyarakat.
"Ini bukan hanya soal pembangunan fisik, tapi juga membangun harapan," katanya lagi.
Sigit menegaskan bahwa akses listrik yang merata akan membuka peluang ekonomi, meningkatkan kualitas pendidikan, dan memperkuat kesejahteraan masyarakat desa.
"Kalau desa terang, Indonesia akan lebih kuat. Itulah semangat yang ingin kita wujudkan bersama," pungkasnya. (TESTI PRISCILLA/H)









