SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Polres Kotawaringin Timur (Kotim) mulai membangun Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai bagian dari mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang ditargetkan menjangkau 22 sekolah. Pembangunan ditandai dengan peletakan batu pertama pada Senin, 7 Juli 2025 yang dilaksanakan serentak secara virtual di Kotim, Kotawaringin Barat (Kobar), Kapuas dan Barito Utara.

“Pada siang hari ini kita memasangkan ground breaking pembangunan SPPG Polres Kotawaringin Timur kita laksanakan secara berkesinambungan. Nanti target kita 3 bulan ke depan langsung melaksanakan kegiatan sesuai dengan persyaratan-persyaratan yang telah disampaikan," kata Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain.

Lanjutnya, SPPG lokasi kegiatan persiapan bahan makanan, memasak dan pendistribusian MBG yang akan mencakup sekitar 2.700 siswa dari berbagai jenjang pendidikan yang berada dalam radius 30 menit dari lokasi pembangunan.

Selain pelajar, pihaknya juga menargetkan lansia dan ibu hamil yang bisa menerima manfaat dari SPPG tersebut.

"Kita menggunakan Yayasan Kemala Bhayangkari untuk melakukan kegiatan baik itu dari pemenuhan administrasi hingga kegiatan pelaksanaan di SPPG. Yayasan Kemala Bhayangkari sebagai pengawas dan pengampu kegiatan," tandasnya.

--page

Wakil Bupati Kotim Irawati mengapresiasi inisiatif Polres Kotim dalam membangun dapur SPPG tersebut. “Pemerintah daerah sangat menyambut baik pembangunan SPPG ini. Tidak hanya anak-anak sekolah, tapi juga lansia dan ibu hamil yang akan merasakan manfaatnya. Kami siap mendukung, termasuk bila diperlukan bantuan tambahan dari pemerintah daerah,” ujar Irawati.

Ia juga menegaskan, program ini akan menyasar lebih dari 20 sekolah mulai dari TK, SMP hingga SMA, serta lansia dan ibu hamil masyarakat sekitar yang membutuhkan dukungan pemenuhan gizi. (DEWI PATMALASARI/Y)